Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Profesor Sarah A. Teichmann dan Proyek Peta Sel Manusia

Profesor Sarah Teichmann memimpin proyek internasional tentang pemetaan sel manusia, menggunakan AI untuk menganalisis keragaman dan interaksi sel dalam tubuh.

Báo Khoa học và Đời sốngBáo Khoa học và Đời sống24/05/2026

Dengan penelitian interdisipliner yang luar biasa menggunakan genetika dan biologi komputasional untuk memahami tubuh manusia pada resolusi sel tunggal, Profesor Sarah A. Teichmann telah dianugerahi sebagai ilmuwan perwakilan Eropa pada Penghargaan Internasional L'Oréal-UNESCO untuk Perempuan dalam Sains tahun 2026. Karya perintisnya dalam teknologi sel tunggal menyediakan sumber daya fundamental untuk penelitian biomedis, penemuan obat, dan kesehatan masyarakat.

Lahir pada tahun 1975 di Karlsruhe, Jerman, Profesor Teichmann saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Kedokteran Sel Punca di Universitas Cambridge, Inggris Raya. Beliau dikenal sebagai ahli biologi komputasi dan ahli genetika. Penelitian perintisnya tentang genomika sel tunggal dianggap telah membentuk pengobatan presisi di abad ke-21.

Genomik sel tunggal memungkinkan para ilmuwan untuk menganalisis aktivitas gen dalam sel individual, bukan di seluruh jaringan seperti yang dilakukan sebelumnya. Pendekatan ini membantu mereka mengidentifikasi jenis sel tertentu secara akurat, memahami bagaimana sel-sel tersebut berinteraksi dan berubah selama perkembangan, atau ketika penyakit terjadi.

giaoo-1.png
Profesor Sarah A. Teichmann. Foto: febs.org.

Profesor Teichmann terkenal di dunia sebagai salah satu pendiri dan ketua bersama Proyek Peta Sel Manusia (Human Cell Map Project/HCA) – sebuah megaproyek internasional berskala besar dan ambisius yang dijuluki "peta genetik abad baru," yang bertujuan untuk memetakan setiap sel dalam tubuh manusia. Penelitian para ahli berfokus pada penggabungan pemetaan sel dengan pengobatan regeneratif – menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis bagaimana sel berinteraksi satu sama lain di ruang angkasa. Dari sana, ia dan rekan-rekannya berupaya untuk "memprogram ulang" sel-sel yang menua atau rusak untuk menyembuhkan tubuh. Proyek Peta Sel Manusia menarik lebih dari 3.000 ilmuwan dan peneliti dari lebih dari 100 negara dengan tujuan membangun "peta lengkap" dari setiap jenis sel dalam tubuh manusia.

Laboratorium Profesor Teichmann mengembangkan dan menerapkan teknologi pemetaan sel untuk menguraikan struktur jaringan manusia, dengan fokus khusus pada bagaimana keragaman seluler dihasilkan dalam sistem kekebalan tubuh dan selama perkembangan.

Selain itu, Profesor Teichmann adalah penulis dan rekan penulis dari ratusan makalah ilmiah berpengaruh di bidang genomika dan biologi komputasional. Atas penelitiannya yang luar biasa dan berpengaruh, ia telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi, termasuk: Medali Emas EMBO; Penghargaan Mary Lyons dari Genetics Society; Penghargaan GlaxoSmithKline dari Biochemical Society; Penghargaan FEBS|EMBO Women in Science; Penghargaan Suffrage Science; dan Kuliah Crick. Ia juga merupakan anggota EMBO, British Academy of Medical Sciences, Royal Society for the Royal Society of Science (FRS), dan International Bioinformatics Society.

Pada tahun 2025, Profesor Teichmann terpilih sebagai anggota penuh Akademi Kedokteran Nasional atas prestasinya yang luar biasa di bidang biologi sistem, biologi komputasional, dan imunologi. Beliau adalah salah satu dari 90 anggota penuh dan 10 anggota internasional yang terpilih pada tahun 2025 dalam pertemuan tahunan Akademi Kedokteran Nasional.

Sumber: https://khoahocdoisong.vn/giao-su-sarah-a-teichmann-va-du-an-ban-do-te-bao-nguoi-post2149101426.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ikan

Ikan

Dia merawatnya.

Dia merawatnya.

Mùa thu hoạch chè

Mùa thu hoạch chè