Pada tanggal 4 Juni, informasi dari Dinas Pendidikan dan Pelatihan Gia Lai menunjukkan bahwa Dinas Guru dan Pejabat Manajemen Pendidikan (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan) telah mengeluarkan pedoman tentang kelanjutan proses pertimbangan promosi ke jenjang profesional yang lebih tinggi bagi pegawai negeri sipil di sektor pendidikan.
Sesuai dengan pedoman, proyek dan rencana untuk peningkatan gelar profesional guru yang telah disetujui oleh otoritas yang berwenang sebelum 30 Juni 2026, akan terus dilaksanakan sesuai dengan isi yang disetujui hingga 31 Desember 2026.
Untuk menjamin hak-hak guru dan untuk segera melaksanakan target promosi yang ditetapkan, Dinas Keguruan dan Manajemen Personel Pendidikan meminta Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Gia Lai untuk secara proaktif menyarankan otoritas yang berwenang untuk mempertimbangkan dan menyetujui proyek atau rencana untuk mempertimbangkan promosi gelar profesional guru (jika belum disetujui) sebelum tanggal 30 Juni 2026, sebagai dasar untuk menyelenggarakan pelaksanaan sesuai dengan Pasal 25 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 93/2026/ND-CP.
Bapak Pham Van Nam, Direktur Dinas Pendidikan dan Pelatihan Gia Lai, mengatakan bahwa pada putaran ini, unit-unit yang tidak mendapatkan kuota pada periode peninjauan tahun 2025 dapat mendaftar ulang. Pada saat yang sama, unit-unit yang tidak memenuhi kuota (lebih dari 1.600) pada periode peninjauan sebelumnya juga dapat terus mendaftar.
"Proses promosi berkelanjutan bertujuan untuk memastikan hak dan manfaat staf dan guru," kata Bapak Nam.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Gia Lai telah mengirimkan dokumen kepada Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan daerah serta lembaga pendidikan mengenai peninjauan situasi terkini dan kebutuhan kuota promosi bagi tenaga pengajar pada tahun 2026.
Untuk mempersiapkan persyaratan pengajuan kuota promosi kepada otoritas yang berwenang untuk disetujui, Departemen Pendidikan dan Pelatihan meminta unit-unit afiliasinya dan Komite Rakyat di tingkat kecamatan dan desa untuk meninjau dan menentukan kebutuhan promosi untuk setiap posisi pekerjaan, termasuk manajemen, guru, dan staf, serta menyerahkan laporan kepada Departemen sebelum tanggal 10 Juni.
Bapak Do Thanh Mung, Kepala Sekolah Dasar An Phong (Komune Hoai An), mengatakan bahwa sekolah tersebut memiliki 28 anggota staf, guru, dan karyawan. Selama peninjauan promosi tahun 2025, sekolah mengajukan permohonan untuk 5 posisi tetapi tidak termasuk dalam daftar yang disetujui.
"Mendengar bahwa kami diizinkan untuk mendaftar ulang kuota promosi kali ini, para guru sangat senang. Kami berharap proses peninjauan promosi ini akan menjamin hak-hak guru, terutama mereka yang akan segera pensiun," ujar Bapak Mung.
Sebelumnya, surat kabar Education and Times telah melaporkan situasi di Gia Lai di mana banyak guru yang memenuhi kriteria kelayakan tidak dapat berpartisipasi dalam peninjauan promosi gelar profesional karena unit mereka tidak disetujui untuk kuota tersebut. Tidak dapat mengikuti peninjauan promosi ini tidak hanya menimbulkan penyesalan di antara banyak guru, tetapi juga secara langsung memengaruhi gaji dan tunjangan pensiun mereka setelah bertahun-tahun mengabdi.
Di komune Hoai An saja, 52 pejabat dan guru dari 7 sekolah tidak dipertimbangkan untuk promosi karena kurangnya kuota yang disetujui. Di antara mereka terdapat banyak guru senior yang mendekati masa pensiun.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/giao-vien-gia-lai-them-co-hoi-xet-thang-hang-post780420.html







Komentar (0)