Saat bulan Maret tiba, bermandikan sinar matahari yang lembut, jutaan hati rakyat Vietnam tertuju pada tempat suci di Gunung Nghia Linh: tempat kelahiran bangsa ini.
Hari Peringatan Raja-Raja Hung (tanggal 10 bulan ke-3 kalender lunar) bukan hanya sebuah peristiwa khidmat, tetapi juga arus spiritual yang sunyi namun kuat yang mengalir sepanjang sejarah. Ini adalah hari di mana setiap orang Vietnam, di mana pun mereka berada, merenungkan leluhur dan asal-usul mereka.
Ke mana pun orang pergi, mereka akan menemukan jalan kembali.
Ingatlah Hari Peringatan Leluhur pada tanggal sepuluh bulan ketiga.
Bait puisi rakyat yang sederhana namun mendalam ini telah tertanam dalam kesadaran generasi demi generasi sebagai pengingat yang lembut namun abadi. Dan dari kesadaran inilah tradisi "Minum air, ingatlah sumbernya" telah menjadi prinsip moral inti, benang merah yang mengalir melalui kehidupan spiritual masyarakat Vietnam.
Hari Peringatan Raja-Raja Hung bukan hanya peristiwa bersejarah tetapi juga simbol budaya yang istimewa. Hari ini berada di perbatasan antara legenda dan sejarah, di mana kisah-kisah tentang Lac Long Quan, Au Co, dan seratus telur bukan sekadar mitos tetapi juga cara masyarakat Vietnam menafsirkan asal usul mereka yang sama, semangat persatuan mereka, dan rasa kebersamaan mereka.

Prosesi tandu dari komune dan kelurahan menuju Situs Peninggalan Sejarah Khusus Nasional Kuil Hung (Foto: Ta Toan/VNA)
Pada tanggal 19 September 1954, di Kuil Gieng di situs bersejarah Kuil Hung, Presiden Ho Chi Minh menginstruksikan para perwira dan prajurit Divisi Angkatan Darat Garda Depan: "Para Raja Hung berjasa mendirikan bangsa ini; kita, keturunan mereka, harus bersama-sama melestarikannya." Pernyataan ini bukan hanya pengingat tetapi juga kelanjutan suci antara masa lalu dan masa kini. Pernyataan ini menegaskan bahwa tanggung jawab untuk melindungi dan mengembangkan negara bukan milik satu individu saja, melainkan milik seluruh bangsa, dari generasi ke generasi.
Terutama dalam konteks modern, seiring perkembangan masyarakat dan integrasi yang mendalam dan luas ke dalam komunitas internasional, pelestarian identitas nasional menjadi lebih penting dari sebelumnya. Oleh karena itu, Hari Peringatan Raja Hung mengingatkan kita bahwa betapapun besarnya integrasi kita, kita tetaplah orang Vietnam, membawa garis keturunan Lac Hong di dalam diri kita.
Hari Peringatan Raja-Raja Hung merupakan bukti nyata vitalitas budaya Vietnam yang abadi. Terlepas dari banyak pasang surut sejarah, dari perang hingga perdamaian, dari kemiskinan hingga pembangunan, tradisi "minum air, mengingat sumbernya" selalu hadir, seperti mata air yang tak pernah habis. Dan demikianlah, di tengah hiruk pikuk kehidupan, kita masih memiliki momen untuk berhenti sejenak – sebuah hari untuk merenung, mengingat, dan mengungkapkan rasa syukur. Dan pada saat itu, kita tiba-tiba menyadari: kita bukan hanya individu, tetapi bagian dari aliran sejarah yang berusia ribuan tahun.
Tradisi yang dimulai pada masa Raja-raja Hung terus berlanjut tanpa henti dalam setiap aspek kehidupan hingga saat ini.
Nguyen Thanh Vu
Sumber: https://baotayninh.vn/gio-to-hung-vuong-hon-thieng-dat-viet-144955.html
Komentar (0)