![]() |
Membina kehidupan spiritual anak-anak menjadi sama pentingnya dengan memperoleh pengetahuan. (Ilustrasi: Quỳnh Trang) |
Banyak orang tua saat ini memiliki kekhawatiran yang sama: anak-anak belajar dan mengetahui begitu banyak hal, namun mereka semakin kesulitan untuk mengekspresikan emosi mereka. Banyak anak mudah marah, enggan berbagi, ragu untuk mengungkapkan perasaan sakit hati, atau kurang berempati terhadap orang lain. Dengan munculnya layar ponsel sejak usia dini, memelihara kesejahteraan emosional anak menjadi sama pentingnya dengan pembelajaran akademis.
Para ahli pendidikan berpendapat bahwa keterampilan membaca tidak hanya membantu anak-anak memperoleh informasi tetapi juga berkontribusi pada pengembangan kecerdasan emosional. Saat terlibat dengan sebuah cerita, anak-anak belajar melihat dunia dari perspektif orang lain, memahami kegembiraan, kesedihan, kekecewaan, dan rasa syukur. Hal ini membentuk dasar untuk mengembangkan empati dan membangun hubungan yang sehat seiring bertambahnya usia.
Pada Hari Anak Internasional, 1 Juni, seri buku anak-anak "Seeds of the Soul" terus menjadi pilihan populer bagi orang tua sebagai hadiah untuk menemani anak-anak mereka selama liburan musim panas. Seri ini mencakup lima judul: "Even Princesses Know Sadness," "Wishes to the Stars," "Thanksgiving," "Heart-Shaped Flowers ," dan "The World in the Drawer ." Setiap buku berisi 18 hingga 21 cerita pendek, yang dipilih dan ditulis dengan cermat khusus untuk anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun.
![]() |
Seri buku "Seeds of the Soul" untuk anak-anak terus menjadi pilihan populer di kalangan orang tua sebagai hadiah untuk menemani anak-anak mereka selama liburan musim panas. |
Yang membedakan seri buku ini adalah pendekatannya terhadap anak-anak, yang berfokus pada emosi daripada ceramah yang kaku. Cerita-ceritanya berkisar pada situasi yang familiar seperti merajuk kepada teman, merasa tidak dipahami, kegembiraan dicintai, kesedihan karena membuat kesalahan, dan mimpi-mimpi sederhana masa kanak-kanak. Melalui setiap cerita, anak-anak secara bertahap belajar mengenali emosi mereka sendiri, memahami orang lain, dan mengetahui bagaimana berperilaku dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menumbuhkan emosi, seri buku ini juga berkontribusi dalam membentuk kebiasaan membaca pada anak-anak. Dengan cerita yang ringkas, bahasa yang mudah dipahami, dan gambar yang kaya, anak-anak lebih mudah terlibat daripada buku-buku yang terlalu berat dalam hal pengetahuan. Membaca secara teratur membantu anak-anak mengembangkan konsentrasi, memperluas kosakata, dan meningkatkan kemampuan berpikir linguistik mereka. Ini juga merupakan fondasi penting untuk pembelajaran jangka panjang.
![]() |
Membaca secara teratur membantu anak-anak mengembangkan kemampuan konsentrasi dan memperluas kosakata mereka. |
Banyak orang masih menganggap buku hanya sebagai alat hiburan. Namun kenyataannya, cerita-cerita yang dibaca anak-anak di usia dini seringkali meninggalkan dampak yang abadi pada bagaimana mereka memandang diri sendiri dan dunia. Anak yang tumbuh dengan cerita-cerita tentang rasa syukur, kebaikan, persahabatan, dan kasih sayang akan memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk mengembangkan kehidupan batin yang lebih positif.
Hari Anak Internasional bukan hanya kesempatan untuk memberikan hadiah yang membawa kegembiraan sementara. Ini juga merupakan kesempatan bagi orang dewasa untuk menabur benih empati, imajinasi, dan kasih sayang di hati anak-anak. Karena dalam perjalanan tumbuh dewasa, yang membantu seorang anak melangkah jauh bukanlah hanya pengetahuan, tetapi juga hati yang peka terhadap hal-hal baik dalam hidup.
Sumber: https://znews.vn/giup-tre-hoc-cach-thau-cam-post1655994.html











Komentar (0)