Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Google menghadirkan Gemini ke Android, membentuk persaingan ponsel pintar berbasis AI.

Google mengintegrasikan Gemini secara mendalam ke dalam Android, memperluas kemampuan otomatisasi tugas dan memanaskan persaingan smartphone AI dengan Apple.

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế17/05/2026

Người dùng không cần đến một đống ứng dụng trên điện thoại
Google mengintegrasikan Gemini lebih dalam ke dalam Android, memungkinkan AI untuk menangani banyak tugas sehari-hari secara otomatis dan mengantarkan perubahan besar dalam cara pengguna berinteraksi dengan ponsel pintar. (Sumber: Cnet)

Google baru saja mengumumkan langkah baru dalam strategi pengembangan AI untuk ponsel pintar dengan mengintegrasikan asisten kecerdasan buatan Gemini secara mendalam ke dalam sistem operasi Android. Lebih dari sekadar membantu pencarian informasi atau menjawab pertanyaan, Gemini berkembang menjadi asisten digital yang mampu melakukan banyak tugas di ponsel atas nama pengguna.

Menurut Google, fitur baru yang disebut Gemini Intelligence ini akan memungkinkan AI untuk menangani tugas sehari-hari seperti mengisi formulir, menjadwalkan janji temu, berbelanja, membuat reservasi, atau mencari layanan tanpa pengguna harus terus-menerus beralih antar aplikasi. Hal ini dipandang sebagai langkah signifikan dalam upaya untuk mengubah Android menjadi platform yang berpusat pada AI, bukan hanya sistem operasi manajemen aplikasi seperti sebelumnya.

Ben Greenwood, Direktur Manajemen Produk untuk Android Core Experiences, mengatakan Google ingin Gemini berfungsi sebagai "asisten sejati," yang mampu memahami pengguna dan secara proaktif menyelesaikan tugas untuk mereka.

"Menurut saya, penting untuk memiliki satu asisten yang memahami Anda dan bekerja dengan lancar di semua produk yang Anda gunakan," kata Greenwood.

Dalam pembaruan Android terbaru, Gemini dapat membuat pesanan pembelian dari daftar catatan, secara otomatis mengisi formulir kompleks menggunakan data yang tersimpan di Google Drive, seperti nomor paspor atau SIM. Pengguna juga dapat mengambil foto brosur iklan dan meminta Gemini untuk menemukan tur yang sesuai untuk kelompok besar.

Google juga menambahkan kemampuan untuk membuat widget khusus menggunakan perintah sederhana, misalnya, menampilkan suhu dalam Celsius dan Fahrenheit. Perubahan ini menunjukkan bahwa Gemini bukan hanya alat percakapan, tetapi dirancang untuk campur tangan lebih langsung dalam pengalaman pengguna ponsel sehari-hari.

Fitur-fitur baru ini diperkirakan akan pertama kali muncul di ponsel Samsung Galaxy dan Google Pixel pada akhir musim panas ini. Gemini Intelligence juga akan diintegrasikan ke dalam Android Auto, Wear OS, dan kacamata pintar Google, dengan tujuan menciptakan pengalaman AI terpadu di berbagai perangkat.

Langkah ini dipandang sebagai langkah maju yang signifikan dalam persaingan smartphone AI antara Google dan Apple. Sementara Google memperluas peran Gemini di Android, Apple masih dianggap tertinggal dengan generasi Siri berikutnya untuk iPhone.

Banyak ahli percaya bahwa industri ponsel pintar sedang memasuki transformasi besar, di mana AI secara bertahap dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi tradisional. Alih-alih membuka setiap aplikasi untuk menyelesaikan setiap tugas secara individual, pengguna dapat mendelegasikan tugas langsung ke asisten AI dan membiarkan sistem menangani sisanya.

Analis Ming-Chi Kuo berpendapat bahwa pengguna sebenarnya tidak ingin "menggunakan banyak aplikasi," melainkan ingin menyelesaikan berbagai hal secepat mungkin melalui ponsel mereka. Menurutnya, hal ini dapat secara fundamental mengubah cara kerja ponsel pintar di masa depan.

Tanda-tanda tren ini mulai muncul. Banyak sumber menunjukkan bahwa OpenAI sedang mengembangkan ponsel pintar AI sendiri dan dapat memulai produksi massal tahun depan. Sementara itu, Amazon juga dilaporkan mempertimbangkan untuk kembali ke pasar ponsel dengan perangkat yang berfokus pada AI daripada aplikasi tradisional.

Namun, Google belum siap untuk sepenuhnya menghapus aplikasi tersebut dari Android. Pada fase awalnya, Gemini Intelligence terutama berfungsi untuk mengurangi operasi manual dan mengotomatiskan tugas-tugas berulang, sehingga menghemat waktu pengguna saat menangani tugas-tugas yang sudah familiar.

Salah satu contoh yang diberikan oleh Google adalah fitur Rambler pada keyboard Gboard. Alat ini dapat menghilangkan kata-kata yang tidak perlu, koreksi, atau suara pengisi saat pengguna mengetik menggunakan suara. Jika pengguna mengatakan "beli roti, sereal, dan pisang… oh, tidak ada pisang," sistem hanya akan merekam roti dan sereal.

Gemini juga dapat secara otomatis dan lancar beralih antara beberapa bahasa dalam percakapan yang sama, sehingga sesuai dengan kebiasaan berbicara campuran bahasa dari banyak pengguna.

Menurut Google, tujuan utamanya adalah agar AI dapat menangani lebih banyak tugas tanpa mengharuskan pengguna memberikan instruksi yang terlalu detail. Namun, pertanyaan terbesar tetaplah apakah pengguna siap membiarkan AI mengambil alih kendali ponsel mereka lebih banyak di masa depan.

Dengan mengintegrasikan Gemini secara mendalam ke dalam Android, Google bertaruh pada skenario baru untuk pasar seluler: ponsel pintar bukan lagi sekadar tempat untuk menyimpan aplikasi, tetapi perangkat yang memahami konteks, mengotomatiskan tugas, dan melakukan banyak tugas harian untuk pengguna. Ini juga bisa menjadi arah yang membentuk babak persaingan selanjutnya di antara perusahaan teknologi besar di era ponsel AI.

Sumber: https://baoquocte.vn/google-dua-gemini-len-android-dinh-hinh-cuoc-dua-smartphone-ai-395029.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Bus Musik

Bus Musik

Pulau Teh Thanh Chuong, destinasi wisata terkenal di Nghe An.

Pulau Teh Thanh Chuong, destinasi wisata terkenal di Nghe An.

Selamat datang di Vietnam!

Selamat datang di Vietnam!