
Sesuai dengan pedoman Dinas Kesehatan Hanoi, departemen, lembaga, Komite Rakyat tingkat kelurahan dan desa, serta unit-unit terkait perlu menyelenggarakan kegiatan untuk memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada tanggal 31 Mei dan Pekan Bebas Rokok Nasional dari tanggal 25 hingga 31 Mei, sekaligus memperkuat penegakan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Tembakau.
Pada tahun 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan kampanye bertema: "Mengungkap Daya Tarik Palsu - Mengambil Tindakan untuk Memerangi Kecanduan Nikotin dan Tembakau."
Dinas Kesehatan Hanoi meminta agar instansi dan unit terkait memperkuat komunikasi tentang dampak buruk tembakau, khususnya rokok elektrik dan produk tembakau yang dipanaskan; serta memasukkan pencegahan dan pengendalian dampak buruk tembakau ke dalam rencana kegiatan tahunan dan peraturan internal mereka.
Unit-unit juga diharuskan untuk secara ketat memenuhi tanggung jawab para pemimpin mereka dalam pekerjaan pencegahan dan penanggulangan dampak buruk tembakau; dengan menggunakan hasil pelaksanaan sebagai kriteria untuk mengevaluasi tingkat penyelesaian tugas kolektif dan individu.
Selain itu, pemerintah kota akan memperketat inspeksi dan menindak tegas perilaku merokok di tempat umum, tempat kerja, fasilitas medis, sekolah, hotel, restoran, dan tempat-tempat lain di mana merokok dilarang menurut hukum.
Secara khusus, pihak berwenang akan memeriksa, mendeteksi, dan menindak tegas tindakan pembuatan, perdagangan, impor, penyimpanan, pengangkutan, dan penggunaan rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan yang melanggar peraturan.
Sektor kesehatan juga menyarankan untuk mempromosikan peran kolaborator komunitas dalam menyebarkan informasi dan mendorong masyarakat untuk mematuhi peraturan tentang pencegahan dan pengendalian bahaya tembakau secara ketat, sehingga berkontribusi dalam membangun lingkungan hidup bebas asap rokok.
Sumber: https://vtv.vn/ha-noi-tang-cuong-phong-chong-tac-hai-thuoc-la-100260521135448471.htm








Komentar (0)