Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Perjalanan mengatasi kesulitan yang dialami petani So Minh Khoan

Dalam beberapa waktu terakhir, banyak keluarga petani dengan berani meninggalkan praktik lama untuk menemukan arah baru dan menuai banyak hasil. Contoh utamanya adalah Bapak So Minh Khoan, lahir tahun 1979, di desa Tan Hai (komune Tay Son), yang setelah berjuang dengan budidaya singkong yang tidak efisien, telah bangkit menjadi petani yang sukses, menyebarkan semangat berbagi di dalam masyarakat.

Báo Đắk LắkBáo Đắk Lắk08/10/2025

Dahulu, di lahan pertanian seluas 3 hektar milik keluarga Bapak Khoan, mereka hanya menanam singkong, tetapi pasarnya tidak stabil. "Kami menanam singkong sepanjang tahun, dan terkadang kami bahkan tidak menghasilkan cukup uang untuk membayar utang pupuk. Setiap sen dipertimbangkan dengan cermat untuk makanan dan pakaian," kenangnya.

Karena tidak ingin kemiskinan terus berlanjut, pada tahun 2018, setelah mengikuti pelatihan teknis dan mendengar tentang kebijakan pembelian terjamin dari pabrik gula, keluarga Bapak Khoan memutuskan untuk mengubah sebagian lahan mereka menjadi lahan budidaya tebu. Pada musim pertama, berkat persiapan lahan yang cermat, pemilihan benih bebas penyakit, dan pemberian pupuk yang tepat, hasil panen melebihi ekspektasi.

Bapak So Minh Khoan membeli mesin-mesin modern untuk mendukung budidaya tebu miliknya.

Kesuksesan awal meningkatkan kepercayaan dirinya, mendorong keluarganya untuk memperluas budidaya tebu mereka menjadi 10 hektar pada tahun 2020. Mereka berinvestasi dalam membangun dua waduk air, menerapkan sistem irigasi hemat air, dan membeli mesin modern untuk pertanian tebu. Hasilnya, setiap panen menghasilkan sekitar 600 ton tebu, menghasilkan pendapatan lebih dari 700 juta VND per tahun dan menyediakan lapangan kerja yang stabil bagi hampir 10 pekerja lokal. Selain tebu, ia juga menanam padi dan memelihara ayam kampung untuk diversifikasi sumber pendapatannya.

Nyonya So Thi Thich, istri Tuan Khoan, mengenang dengan penuh kasih: "Kehidupan sangat sulit sebelumnya. Saya dan suami melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari mengelola toko kelontong kecil dan memperbaiki ban hingga bekerja sebagai buruh, hanya berharap mendapatkan cukup uang untuk membiayai pendidikan ketiga anak kami. Ketika kami beralih menanam tebu, kehidupan benar-benar berubah. Sekarang kami memiliki cukup makanan dan tabungan, anak-anak kami berpendidikan baik, dan rumah kami jauh lebih luas. Saya diam-diam berterima kasih kepada Tuan Khoan atas keputusan bijaknya untuk beralih tanaman."

Yang patut dikagumi adalah bahwa Bapak Khoan tidak hanya tahu cara memperkaya diri sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Beliau bersedia berbagi pengalamannya, memberikan dukungan modal, dan menyumbangkan bibit tebu kepada penduduk desa miskin, membantu mereka memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupan mereka.

Bapak So Minh Khoan adalah salah satu contoh teladan di daerah ini. Beliau tidak hanya dengan berani dan sukses mengubah struktur pertanian, sehingga menghasilkan pendapatan yang tinggi, tetapi juga memiliki hati yang penuh kasih dan aktif membantu orang-orang yang membutuhkan. Pemerintah desa selalu menghargai dan mendorong replikasi modelnya, karena hal itu juga merupakan arah pembangunan pertanian berkelanjutan yang dituju oleh daerah ini.”

Kepala Departemen Kebudayaan dan Urusan Sosial Komune Tay Son, Le Cham Thu

Pak Y Binh, seorang keluarga yang kesulitan dan telah dibantu oleh Pak Khoan, berkata dengan penuh emosi: “Sebelumnya, keluarga saya menanam singkong, dan meskipun kami bekerja keras, hasilnya hanya cukup untuk makan. Berkat Pak Khoan yang memberi kami bibit tebu dan membimbing kami cara menanam, saya dengan berani beralih. Sekarang, kami memiliki penghasilan setiap tahun, dan anak-anak kami dapat bersekolah dengan layak. Tanpa Pak Khoan, keluarga saya mungkin masih akan berjuang.”

Tidak berhenti sampai di situ, Bapak Khoan juga menabung untuk mendukung anak-anak yatim piatu di desa agar dapat bersekolah. Bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan pendidikan, beliau menampung mereka di pertaniannya, menyediakan pekerjaan tetap, dan bahkan membantu mereka menemukan pasangan hidup ketika mereka sudah cukup umur. Merasa iba dengan penderitaan penduduk desa miskin yang keluarganya membutuhkan perawatan medis yang mahal dan jauh, beliau dan istrinya membeli mobil 7 tempat duduk, yang mereka gunakan baik untuk keluarga mereka sendiri maupun untuk menyediakan transportasi gratis bagi orang sakit di desa ke rumah sakit.

Kisah Bapak So Minh Khoan bukan hanya perjalanan seorang petani yang mengatasi kesulitan, tetapi juga menunjukkan transformasi seluruh wilayah. Ketika pola pikir produksi berubah, ketika petani dengan berani beralih tanaman dan terhubung dengan pasar, maka kemakmuran dan keberlanjutan akan menjadi kenyataan di tanah air mereka.

Sumber: https://baodaklak.vn/xa-hoi/202510/hanh-trinh-vuot-kho-cua-nong-dan-so-minh-khoan-d881766/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di Bawah Cahaya Bulan

Di Bawah Cahaya Bulan

masa kanak-kanak yang polos

masa kanak-kanak yang polos

"Kedamaian dalam tawa anak-anak"

"Kedamaian dalam tawa anak-anak"