![]() |
Mengonsumsi terlalu banyak makanan gorengan dapat menyebabkan kekurangan mikronutrien pada anak-anak. Foto: Freepik . |
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Ho Chi Minh (HCDC), kekurangan mikronutrien masih menjadi masalah umum di masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu hamil. Kondisi ini dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan fisik, penurunan imunitas, dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit pada anak-anak, bahkan dengan kebiasaan makan yang normal.
Menurut otoritas kesehatan , banyak keluarga saat ini mempertahankan menu yang monoton, kurang beragam dalam kelompok makanan atau gagal memprioritaskan makanan yang kaya akan mikronutrien. Ini adalah alasan utama mengapa anak-anak kekurangan vitamin dan mineral penting untuk perkembangan mereka.
Untuk mencegah kekurangan mikronutrien, para ahli merekomendasikan agar setiap keluarga membangun pola makan yang seimbang dan bervariasi, dengan memprioritaskan makanan kaya nutrisi dan produk yang diperkaya dengan mikronutrien. Pemanfaatan makanan yang tersedia secara lokal juga dianggap sebagai solusi yang tepat bagi banyak keluarga.
Bagi anak-anak kecil, ASI tetap menjadi sumber nutrisi yang vital. Bayi harus disusui dalam satu jam pertama setelah lahir, disusui secara eksklusif selama enam bulan pertama, dan terus disusui hingga usia 24 bulan atau lebih, dikombinasikan dengan makanan pendamping yang sesuai.
Saat menyiapkan makanan, orang tua sebaiknya menambahkan minyak atau lemak untuk membantu tubuh menyerap vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K dengan lebih baik. Ini adalah metode sederhana tetapi dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi nutrisi.
Selain diet, anak-anak yang sesuai usia harus menerima dosis tinggi vitamin A dua kali setahun sesuai petunjuk pusat kesehatan setempat. Anak-anak di atas 2 tahun juga harus diberi obat cacing secara teratur untuk mencegah infeksi parasit, salah satu penyebab berkurangnya penyerapan nutrisi.
Sektor kesehatan juga merekomendasikan agar wanita usia subur dan wanita hamil mengonsumsi suplemen zat besi, asam folat, atau multivitamin sesuai petunjuk tenaga kesehatan untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi.
Selain itu, menjaga kebersihan pribadi, kebersihan makanan, memastikan keamanan pangan, dan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup setiap hari membantu tubuh mensintesis vitamin D secara alami, sehingga berkontribusi pada pencegahan kekurangan mikronutrien.
Sumber: https://znews.vn/hcdc-canh-bao-sai-lam-khien-tre-an-du-van-thieu-chat-post1654615.html









Komentar (0)