Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Paspor digital membuka jalan bagi seni rupa.

Dalam konteks pasar seni yang terus berkembang, tantangan untuk mengautentikasi karya seni, melacak asal-usulnya, dan memastikan perlindungan hukum selama transaksi dan ekspor menjadi semakin mendesak.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng18/01/2026

Penerapan teknologi blockchain dan aset non-keuangan (NFT) terhadap identifikasi legal telah membuka jalan baru, membantu karya seni rupa Vietnam memasuki sistem perlindungan global dengan percaya diri.

Selama ini, hambatan utama di pasar seni domestik adalah kurangnya verifikasi keaslian karya seni; kurangnya dasar hukum untuk menjamin keaslian karya ketika diperdagangkan, dialihkan, dipamerkan, atau dijual di luar negeri. Pada kenyataannya, kasus lukisan tiruan, pengambilalihan kepengarangan secara curang, atau sengketa kepemilikan, yang merugikan seniman dan mengikis kepercayaan kolektor, bukanlah hal yang jarang terjadi lagi.

Oleh karena itu, teknologi blockchain dan NFT dipandang sebagai alat yang efektif untuk memverifikasi dan melindungi hak cipta. Ketika suatu karya diidentifikasi oleh NFT, karya tersebut dikaitkan dengan pengenal yang tidak dapat diubah. Ini dapat dipahami sebagai "sidik jari digital" yang mengikuti karya tersebut sepanjang masa hidupnya, sehingga tidak mungkin untuk dimodifikasi atau dipalsukan. Namun, aspek yang patut diperhatikan bukanlah pada teknologi itu sendiri, tetapi pada bagaimana teknologi tersebut ditempatkan dalam kerangka hukum yang transparan.

Di Vietnam, model identifikasi NFT yang terkait dengan perlindungan hak cipta diimplementasikan pada platform yang dikembangkan oleh LECOCE - Pusat Hukum Hak Cipta (di bawah VIETRRO - Asosiasi Hak Cipta Vietnam). LECOCE adalah organisasi perwakilan hak cipta kolektif, yang beroperasi di bawah Undang-Undang Kekayaan Intelektual dan diakui dalam sistem perlindungan hak cipta internasional.

Dengan kombinasi yang disebutkan di atas, setiap karya seni, setelah "diukir" ke dalam NFT, akan memiliki catatan hukum digital yang jelas. Melalui kode QR, publik dan kolektor dapat mengakses informasi inti secara publik: penulis, tanggal penetapan hak cipta, status keunikan, dan komitmen hukum terkait. Ini merupakan dasar penting agar karya seni dapat ditampilkan, diperdagangkan, ditransfer, dan diekspor secara transparan, meminimalkan risiko sengketa.

Sebagai contoh, lukisan cat minyak di atas kanvas "Early Spring" (2024) karya seniman Le Ngoc Quan secara proaktif diidentifikasi sebagai NFT (Non-Film Artifact) yang unik secara hukum pada platform berbasis blockchain untuk melindungi hak ciptanya. Seniman tersebut menandatangani komitmen bahwa karya tersebut adalah karya yang unik dan akan bertanggung jawab secara hukum atas setiap pelanggaran. Oleh karena itu, keunikan bukan lagi deklarasi pribadi yang tidak memiliki tanggung jawab yang mengikat seperti sebelumnya, tetapi telah menjadi kewajiban hukum yang ditetapkan melalui organisasi perwakilan hak cipta kolektif.

Sertifikasi ini juga terdaftar di sistem WIPO Connect dari Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO), sehingga menciptakan dasar hukum untuk menampilkan, memperdagangkan, dan mengekspor karya tersebut ke luar negeri.

Kisah "Early Spring" menunjukkan bahwa ketika seni, teknologi, dan hukum berjalan beriringan, sebuah lukisan bukan hanya ciptaan pribadi, tetapi menjadi kekayaan intelektual dengan "paspor digital," siap memasuki pasar global. Pendekatan ini juga sesuai dalam konteks integrasi Vietnam yang semakin meningkat ke pasar seni internasional, di mana persyaratan transparansi asal dan perlindungan hak cipta semakin ketat.

Mengidentifikasi karya seni menggunakan NFT tidak menggantikan nilai estetika atau kerja kreatif seniman, melainkan bertindak sebagai lapisan perlindungan baru, membantu pasar seni beroperasi lebih profesional dan adil.

Sumber: https://www.sggp.org.vn/ho-chieu-so-mo-loi-cho-my-thuat-post834038.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Saya menanam pohon.

Saya menanam pohon.

Di sebelah panci kue Gù

Di sebelah panci kue Gù

kompetisi menggambar

kompetisi menggambar