Menurut TechRadar , kampanye penipuan iklan skala besar baru saja ditemukan di Google Play, yang menjadikan lebih dari 60 juta pengguna Android di seluruh dunia sebagai korban aplikasi berbahaya. Pakar keamanan dari Bitdefender telah menemukan ratusan aplikasi berbahaya yang berisiko mencuri data pribadi dan menampilkan iklan spam.
Sejumlah besar aplikasi berbahaya telah diinstal pada lebih dari 60 juta perangkat Android.
FOTO: TANGKAPAN LAYAR DARI PCMAG
Aplikasi berbahaya disembunyikan dengan cerdik di Google Play .
Menurut Bitdefender dan IAS Threat Lab, setidaknya 331 aplikasi berbahaya telah terdeteksi, dengan total lebih dari 60 juta unduhan. Aplikasi-aplikasi ini sering kali 'menyamar' sebagai utilitas populer seperti pemindai kode QR, pelacak pengeluaran, aplikasi kesehatan, aplikasi wallpaper, dan lain-lain. Aplikasi-aplikasi ini sebagian besar berjalan pada perangkat yang menjalankan Android 13 atau versi sebelumnya.
Setelah terinstal, aplikasi-aplikasi ini menyembunyikan ikonnya dari layar beranda, sehingga menyulitkan proses penghapusan instalasi. Aplikasi-aplikasi ini mempertahankan beberapa fungsi untuk membangun kepercayaan, tetapi secara bersamaan menampilkan iklan yang tidak diinginkan di atas aplikasi lain yang sedang berjalan.
Beberapa aplikasi bahkan mencoba mengumpulkan kredensial login, data kartu kredit, dan informasi sensitif lainnya. Yang lebih mengkhawatirkan, aplikasi tersebut dapat berjalan sendiri tanpa interaksi pengguna, bahkan di Android 13.
Google telah mengkonfirmasi bahwa semua aplikasi berbahaya ini telah dihapus dari Google Play. Namun, pengguna yang telah menginstalnya masih berisiko diserang.
Untuk memastikan keamanan, pengguna Android harus mengikuti langkah-langkah berikut:
- Periksa dan hapus aplikasi yang tidak dikenal: Jika ponsel Anda menunjukkan tanda-tanda yang tidak biasa (lemot, iklan aneh, panas berlebih, penggunaan data berlebihan, dll.), segera hapus instalasi aplikasi apa pun dari sumber yang tidak dikenal atau yang jarang Anda gunakan.
- Perbarui Android Anda ke versi terbaru: Android 15 dan versi yang lebih baru menawarkan peningkatan keamanan.
- Gunakan Google Play Protect: Fitur ini diaktifkan secara default pada perangkat Android dengan layanan Google Play, membantu mendeteksi dan memblokir aplikasi berbahaya.
Sumber: https://thanhnien.vn/hon-60-trieu-thiet-bi-android-dinh-bay-ung-dung-doc-hai-บน-google-play-185250320174504802.htm







Komentar (0)