Intel memperkenalkan laptop yang ditenagai oleh prosesor Wildcat Lake dari seri Intel Core i3 pada sebuah acara pers. Produk ini memukau dengan desainnya yang menarik, casing aluminium, dan penutup multiwarna, mirip dengan MacBook Neo.

Model laptop ini dikembangkan oleh Intel untuk bersaing dengan MacBook Neo.
FOTO: X
Tujuan Intel adalah menciptakan laptop yang menyeimbangkan kinerja dan efisiensi energi. Pengguna dapat memilih antara mode hemat daya (operasi tanpa kipas) atau mode performa tinggi, tergantung pada kebutuhan mereka.
Laptop prototipe Intel ini dipresentasikan sebagai desain referensi unik, berbeda dari produk Windows yang ada di pasaran. Laptop ini menampilkan skema warna biru dan putih dua nada yang mengingatkan pada warna MacBook Neo, meskipun tidak sepenuhnya sama persis.
Apa yang membuat pesaing MacBook Neo dari Intel ini begitu istimewa?
Menurut Vaidyanathan S, seorang reporter yang hadir di acara peluncuran tersebut, laptop ini memiliki desain yang cukup menarik, mirip dengan MacBook Air M1, dengan casing aluminium dan penempatan speaker yang mencolok.

Mesin ini menawarkan berbagai mode pengoperasian.
FOTO: X
Produk ini dilengkapi dengan prosesor Intel Core i3 Wildcat Lake 6-inti (2+4 inti) dan NPU 17-inti, dengan berbagai mode operasi: PL1 pada 17W (mode dasar), PL2 pada 32W (mode turbo), PL1 pada 22W (mode seimbang), dan PL1 pada 11W (mode hemat daya, tanpa kipas). Mode hemat daya sudah cukup untuk tugas-tugas ringan seperti memeriksa email, mengedit dokumen, atau menonton video di YouTube.
Saat ini, belum ada informasi detail mengenai apakah produk tersebut akan dirilis ke pasar, karena ini hanya model referensi bagi produsen lain untuk diadaptasi ke arsitektur mereka sendiri. Namun, jika Intel benar-benar ingin bersaing dengan MacBook Neo, perusahaan tersebut perlu meningkatkan kualitas produknya agar sesuai dengan apa yang ditawarkan laptop Apple yang paling terjangkau.
Sumber: https://thanhnien.vn/intel-he-lo-laptop-moi-doi-dau-macbook-neo-185260424142839018.htm






Komentar (0)