Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita IRNA , Pezeshkian menekankan: " Kami tidak mencari ketidakstabilan di kawasan ini ," sambil menuduh Israel sebagai pihak yang memicu ketidakstabilan di Timur Tengah.

Masoud Pezeshkian. (Foto: Reuters)
Iran diyakini memiliki lebih dari 400 kg uranium yang diperkaya hingga tingkat yang, menurut penilaian teknis, hanya selangkah lagi dari ambang batas untuk membangun bom nuklir. Pejabat Israel mengatakan jumlah uranium ini, jika diperkaya lebih lanjut, bisa cukup untuk membangun hingga 11 hulu ledak nuklir.
Teheran sendiri secara konsisten menyatakan bahwa program nuklirnya sepenuhnya untuk tujuan damai. Namun, pernyataan ini tampaknya bertentangan dengan laporan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang telah memperingatkan bahwa tingkat pengayaan uranium Iran telah jauh melebihi kebutuhan sipil normal.
Pezeshkian juga menekankan bahwa delegasi perundingan Iran "bertekad untuk tidak mengkompromikan kehormatan dan harga diri negara dengan cara apa pun."
Sumber: https://vtcnews.vn/iran-cam-ket-khong-che-tao-vu-khi-hat-nhan-ar1019793.html











Komentar (0)