
Selain itu, pejabat tersebut menegaskan kembali tuntutan Teheran dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik, yang meliputi pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri dan pencabutan blokade maritim AS.
Pada hari yang sama, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah mendekati dan menggeledah kapal tanker minyak berbendera Iran M/T Celestial Sea di Teluk Oman, kemudian mengizinkan kapal tersebut untuk melanjutkan perjalanannya tetapi meminta perubahan rute. CENTCOM menegaskan bahwa mereka tetap sepenuhnya menerapkan blokade maritim terhadap Iran dan sejauh ini telah mengalihkan 91 kapal komersial yang terlibat.
Sementara itu, di platform media sosial X, Kejaksaan Rakyat Selat Hormuz (PGSA) menyatakan bahwa Republik Islam Iran telah secara resmi menetapkan wilayah yang berada di bawah pengawasannya. Semua kapal yang melintasi Selat Hormuz dalam zona pengawasan ini harus bekerja sama dengan PGSA.
Dalam perkembangan terkait, harga minyak dunia turun di bawah $100 per barel pada tanggal 20 Mei, setelah Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa negosiasi Washington-Teheran memasuki tahap akhir. Sinyal ini meningkatkan harapan akan meredanya ketegangan di Timur Tengah dan dibukanya kembali jalur pengiriman energi melalui Selat Hormuz.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/iran-xem-xet-de-xuat-cham-dut-xung-dot-cua-my-post853673.html







Komentar (0)