Kawasaki Ninja e-1 didasarkan pada sasis Ninja 400, dengan tetap mempertahankan rangka baja dan lengan ayun. Desain keseluruhan kendaraan ini tetap mempertahankan garis-garis tegas dan sporty khas lini Ninja. Perubahan paling menonjol adalah penggantian mesin pembakaran konvensional dengan penggerak elektrik.
Ninja e-1 menggunakan motor listrik 5 kW, dengan daya maksimum hingga 9 kW (12,1 hp) dan torsi 40,5 Nm. Tenaganya disuplai oleh dua baterai lithium-ion yang dapat dilepas, masing-masing berbobot 11,5 kg, yang terhubung secara paralel. Pengguna dapat mengisi daya baterai dengan dua cara: Melepas baterai untuk mengisi daya atau mengisi daya langsung melalui soket di bawah jok.
Waktu pengisian penuh untuk setiap baterai sekitar 3,7 jam, sementara dari 20-85% baterai hanya membutuhkan waktu 1,6 jam. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem pengereman regeneratif untuk mengembalikan energi ke baterai saat pengereman.
Kawasaki Ninja e-1 dapat mencapai jarak tempuh maksimum 66 km dalam mode Jalan Raya tanpa menggunakan fitur E-Boost. Tersedia dua mode berkendara, Eco dan Jalan Raya, serta tombol boost yang meningkatkan tenaga dan kecepatan tertinggi untuk sementara. Meskipun kecepatan rata-rata tercatat 56 km/jam, angka ini dapat bervariasi tergantung kondisi pengoperasian aktual.
Keunggulan teknologi pada Kawasaki Ninja e-1 adalah layar TFT 4,3 inci dengan Bluetooth terintegrasi, yang memungkinkan pengguna menghubungkan ponsel dengan mudah untuk menyesuaikan pengaturan dan memantau performa kendaraan. Hal ini membantu pengemudi memantau kondisi kendaraan dengan lebih mudah dan intuitif.
Dari segi fitur keselamatan, Ninja e-1 dilengkapi rem cakram tunggal di kedua roda dan sistem pengereman ABS dual-channel, yang membantu meningkatkan keselamatan berkendara. Sepasang velg cor 17 inci juga berkontribusi signifikan terhadap stabilitas dan daya tahan kendaraan.
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/kawasaki-ninja-e-1-ra-mat-co-gi-dac-biet-post299499.html
Komentar (0)