Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apa saja masalah kesehatan yang dapat ditunjukkan oleh suara serak?

VnExpressVnExpress14/01/2024


Suara serak bisa menjadi tanda laringitis, refluks gastroesofageal, kelumpuhan pita suara, atau kanker.

Suara serak adalah perubahan kualitas atau intonasi suara, yang menyebabkan suara terdengar kasar, parau, atau lemah. Hal ini disebabkan oleh kelainan pada pita suara, yang bertanggung jawab untuk menghasilkan suara saat udara melewatinya. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan suara serak.

Radang tenggorokan

Laringitis adalah salah satu penyebab suara serak yang paling umum, dan dapat bersifat akut atau kronis. Laringitis akut sering disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas, influenza, atau penggunaan suara yang berlebihan seperti berteriak, berbicara dengan keras, bernyanyi dengan keras, berbicara terlalu lama tanpa istirahat, atau berbicara dengan nada terlalu tinggi.

Pasien sebaiknya beristirahat, membatasi berbicara, dan minum banyak air untuk membantu pemulihan laring. Pada kasus suara serak yang disebabkan oleh merokok atau paparan bahan kimia yang mengiritasi laring, faktor-faktor ini harus dihindari, dan konsumsi alkohol berlebihan harus dibatasi.

Jika infeksi virus menyebabkan suara serak, gejalanya mungkin akan hilang dengan sendirinya, atau pasien mungkin perlu mengonsumsi obat antivirus sesuai petunjuk dokter.

Perdarahan lipatan laring

Perdarahan lipatan laring terjadi ketika pembuluh darah di permukaan pita suara pecah. Hal ini dapat dengan cepat menyebabkan suara serak, sehingga pasien harus berhenti berbicara dan mencari pertolongan medis.

Suara serak adalah perubahan abnormal pada nada dan volume suara. (Gambar: Freepik)

Suara serak adalah perubahan abnormal pada nada dan volume suara. (Gambar: Freepik)

Nodul, kista, dan polip laring

Nodul, kista, dan polip laring adalah pertumbuhan jinak yang dapat muncul di sepanjang lipatan laring. Berbicara dan berteriak berlebihan dapat menyebabkan tekanan, gesekan, dan gangguan getaran pita suara, yang mengakibatkan suara serak. Pasien harus beristirahat dan dapat menjalani operasi atau terapi suara sesuai arahan dokter.

Kelumpuhan pita suara

Kelumpuhan pita suara terjadi ketika satu atau kedua pita suara tidak dapat membuka atau menutup dengan benar. Penyebabnya dapat meliputi cedera kepala, dada, atau leher; tumor di dasar tengkorak, leher, dan dada; kanker paru-paru; dan kanker tiroid.

Pada tahap ini, pita suara lumpuh dan tidak dapat bergerak normal, sehingga menyebabkan suara serak. Metode pengobatan meliputi terapi suara dan operasi.

Penyakit refluks asam

Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) dapat menyebabkan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, yang mengakibatkan iritasi tenggorokan. Iritasi ini dapat memengaruhi fungsi pita suara dan menyebabkan suara serak. Pada beberapa orang, hal ini dapat berdampak negatif pada laring, menyebabkan refluks laringofaringeal dengan gejala sering membersihkan tenggorokan.

Untuk mengurangi gejala dan mencegah penyakit kambuh, setiap orang harus menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi makanan sehat (menghindari makanan pedas, berlemak, atau asam), tidak merokok, dan minum obat sesuai resep.

Gangguan neurologis

Kondisi seperti penyakit Parkinson, multiple sclerosis, atau stroke dapat memengaruhi koordinasi dan kontrol otot-otot yang terlibat dalam berbicara, sehingga menyebabkan suara serak. Penderita penyakit Alzheimer seringkali memiliki suara serak dan tidak jelas, dengan bunyi "umm" setelah setiap ucapan.

Kanker laring

Tumor ganas yang berkembang di pita suara dapat memengaruhi fungsinya dan menyebabkan suara serak. Gejala utama kanker laring adalah suara serak yang berlangsung lebih dari tiga minggu, perubahan suara, sakit tenggorokan, atau batuk terus-menerus. Pengobatan dapat mencakup operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh laring.

Huyen My (Menurut Berita Medis Hari Ini )

Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan di sini agar dijawab oleh dokter.


Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Bertemu

Bertemu

Kedua teman itu

Kedua teman itu

Kun

Kun