Pada tanggal 12 November, di kota Thakhek, provinsi Khammuane, Laos Tengah, Komite Pusat Asosiasi Buddha Vietnam, berkoordinasi dengan Komite Pusat Asosiasi Buddha Laos, mengadakan upacara peresmian tahap 1 proyek restorasi Pagoda Bodhi.
Upacara peresmian Kuil Bodhi di provinsi Khammoune, Laos. (Sumber: VNA)
Para hadirin termasuk perwakilan dari Aliansi Buddha; Asosiasi Buddha Vietnam; Front Pembangunan Nasional Laos; Dewan Koordinasi Buddha Vietnam di Laos; Konsulat Jenderal Vietnam di provinsi Savannakhet; para pemimpin dari provinsi Khammuane; perwakilan dari
Kementerian Dalam Negeri Laos; dan sejumlah besar ekspatriat Buddha Vietnam yang tinggal dan bekerja di Laos, Prancis, dan Vietnam.
Upacara peresmian dilakukan sesuai dengan ritual keagamaan Buddhisme Vietnam dan Laos. Para biksu terhormat dari kedua organisasi Buddha tersebut menekankan pentingnya Buddhisme dalam kehidupan budaya dan keagamaan masyarakat Laos dan Vietnam. Mereka mengakui kehadiran yang telah lama dan kontribusi signifikan Buddhisme Vietnam terhadap kehidupan spiritual masyarakat Vietnam khususnya, dan terhadap solidaritas antara masyarakat kedua negara pada umumnya, serta terhadap perkembangan masyarakat Laos. Para biksu terhormat dari kedua organisasi Buddha tersebut juga menekankan bahwa Pagoda Bodhi adalah salah satu pagoda Vietnam pertama dan tertua di Laos, dan perlunya pemugaran Pagoda Bodhi di Laos karena kerusakan serius yang disebabkan oleh berjalannya waktu. Dalam pidatonya di acara tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri Laos, Nisith Keopanya, menyampaikan harapannya agar Pagoda Bodhi di Laos semakin menarik banyak warga Vietnam untuk berpartisipasi dalam kegiatan spiritual, berkontribusi memperkuat persatuan dan solidaritas di antara komunitas Vietnam di Laos, dan menjadi simbol solidaritas, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga dalam hubungan antara kedua negara bersaudara Laos dan Vietnam. Ia menambahkan bahwa komunitas Buddha Vietnam dan pagoda-pagoda di Laos telah memberikan kontribusi signifikan pada kegiatan amal untuk membantu masyarakat di Laos secara umum, dan khususnya kepada masyarakat di daerah terpencil dan mereka yang terkena bencana alam, melalui kegiatan seperti menyumbangkan makanan, pakaian, obat-obatan, perlengkapan sekolah, barang-barang material, dan uang di banyak provinsi di seluruh Laos dengan nilai yang relatif besar, yang telah diakui dan dipuji oleh Partai dan
Pemerintah Laos.
Atas nama komunitas Buddha Laos, Wakil Menteri Dalam Negeri Laos juga sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan berharga dari kuil-kuil, umat Buddha, dan bisnis-bisnis Vietnam di Laos, yang telah berkontribusi pada masyarakat Laos di masa lalu, memainkan peran penting dalam pembangunan sosial-ekonomi dan perkembangan agama Buddha di Laos.
Pada Fase 1, komponen yang diresmikan pada kesempatan ini, proyek tersebut berfokus pada pemugaran Aula Buddha Agung sesuai dengan arsitektur tradisional Vietnam, yang dipadukan dengan motif dari budaya dan arsitektur Laos. Sebagian besar pendanaan untuk Fase 1 proyek ini disumbangkan oleh para pengikut Buddha di Laos, Vietnam, dan Eropa.
Di masa mendatang, kuil ini akan terus memohon kemurahan hati umat Buddha dan para sponsor untuk melanjutkan pemugaran Kuil Bodhi, yang layak menjadi rumah bersama, tempat yang menyatukan dan memupuk rasa tanah air bagi komunitas Vietnam di provinsi Khammuane khususnya dan Laos pada umumnya.
sumber
Komentar (0)