Para koki peraih bintang Michelin bukanlah sosok asing bagi para penggemar makanan Vietnam. Mari kita lihat tiga koki peraih bintang Michelin yang memamerkan keahlian dan seni kuliner mereka.
Era baru kuliner Inggris kontemporer dari koki berbakat Kirk Westaway.

Salah satu hidangan favorit Chef Kirk menggunakan bahan-bahan segar dari Da Lat untuk menciptakan The Albion Tomato.
FOTO: FB THE ALBION OLEH KIRK
Mulai dari tomat organik segar dari Da Lat, yang dipadukan dengan saus khusus, hingga es krim mint yang menyegarkan dan aroma daun basil yang khas, semuanya berpadu untuk membawa para pengunjung pada pengalaman kuliner yang unik.
Chef Kirk dan pasangannya, Chris, telah menciptakan menu yang merayakan esensi masakan Inggris di Vietnam. Para pengunjung akan terkejut dengan cara penyajian yang kreatif, variasi hidangan klasik seperti stroberi dan krim, ayam panggang dan kemangi; dan tentu saja, "ikan dan kentang goreng" Inggris yang terkenal.

Ayam panggang utuh ini menampilkan dada ayam yang dipanggang perlahan, disiram dengan saus thyme dan kaldu ayam yang kaya rasa, sementara potongan ayam confit yang renyah dan sayap ayam isi menambah cita rasa dan tekstur pada hidangan.
FOTO: THE ALBION OLEH KIRK
Selain itu, ayam panggang disajikan dengan kentang tumbuk, salad, jagung bakar, dan saus ayam dengan aroma timi yang khas.

Chef Kirk dan timnya mencicipi 20 jenis kerang yang berbeda dan memilih kerang Hokkaido karena rasanya yang khas.
FOTO: FB THE ALBION OLEH KIRK
Kerang ini dipanggang di atas panggangan Josher dengan arang Jepang, menciptakan cita rasa asap yang unik. Di bawah permukaannya terdapat kombinasi sempurna antara daun bawang panggang dan perasan jeruk nipis serta garam yang menyegarkan. Dan untuk melengkapi hidangan, Chef Kirk menambahkan saus bacon yang kaya rasa, menjanjikan cita rasa yang tak terlupakan!
Setiap hidangan disiapkan dengan bahan-bahan segar, beberapa di antaranya berasal dari pertanian organik di Da Lat dan pemasok terkemuka di seluruh dunia . Di The Albion by Kirk Westaway, koki peraih bintang Michelin ini telah menanamkan semangat inovatif ke dalam ruang yang ramah, mengundang para pengunjung untuk menikmati hidangan istimewa yang sempurna untuk dinikmati bersama orang-orang terkasih.
Chef Christian dengan gaya "haute couture"-nya - mode kelas atas di meja makan.

Mencerminkan gaya "haute couture", setiap hidangan yang disiapkan oleh Chef Christian dirancang sebagai sebuah karya seni.
Chef Christian Le Squer melanjutkan perjalanan kulinernya di La Maison 1888 dengan mengangkat masakan klasik Prancis restoran ini ke tingkat yang baru, memadukannya dengan esensi gastronomi Vietnam. Setiap hidangan, yang diciptakan oleh tangan-tangan terampilnya, adalah sebuah karya seni yang menawarkan pengalaman visual yang menakjubkan: cerah, semarak, dan indah.

Gaya kuliner di sini sangat unik, dengan setiap hidangan memiliki ciri khas tersendiri yang istimewa dan berkelas, layaknya parfum unik atau busana haute couture yang dipamerkan di Paris Fashion Week.
Dengan pola pikir kreatif, menu Christian berubah sesuai musim, menggunakan bahan-bahan lokal segar, terutama makanan laut segar yang ditangkap setiap hari. Terletak di sebuah rumah mewah bergaya Indochina yang dirancang oleh Bill Bensley, La Maison 1888 adalah salah satu permata dalam kuliner Asia Tenggara.
Menikmati kuliner Saigon bersama Chef Peter Cuong Franklin adalah pengalaman yang unik.

Sandwich seharga $100 adalah contoh utama dari upaya AnAn Saigon untuk mengubah dan meningkatkan kancah kuliner.
Dengan kerja keras dan keahlian, masyarakat Vietnam dapat membuat baguette lezat dengan harga sekitar 20.000 VND (sekitar 1 USD). Namun, di Anan Saigon, koki Peter Cuong Franklin telah menciptakan produk senilai 100 USD (setara dengan 2,5 juta VND) karena, seperti yang Cuong sampaikan: "Saya ingin baguette ini mewah dengan bahan-bahan mahal tetapi pada saat yang sama tetap menjaga integritas dan keseimbangan aromanya. Inilah yang menciptakan rasa ingin tahu dan menarik lebih banyak orang ketika membicarakan masakan tradisional kita."
Anan Saigon adalah restoran berbintang Michelin pertama di Kota Ho Chi Minh, yang didirikan oleh koki kelahiran Vietnam, Peter Cuong Franklin. Restoran ini meraih penghargaan di ajang Asia's 50 Best Restaurants yang diadakan di Singapura. Dari lebih dari 670 pengunjung yang memberikan ulasan setelah makan di sana, 419 memberikan peringkat "sangat baik".

Menu à la carte menyajikan hidangan khas seperti pizza Da Lat, panekuk taco, lumpia foie gras, Menu Cicip Saigon dengan 10 item, dan Menu Cicip Chef dengan 12 item.
Saigon Tasting Menu adalah interpretasi modern dari hidangan klasik Vietnam seperti banh xeo (panekuk gurih Vietnam). Sementara itu, Chef's Tasting Menu menyajikan hidangan dari seluruh Vietnam, seperti perkedel ikan ala Hanoi dan es krim saus ikan dengan cita rasa saus ikan Phu Quoc.
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-trang-tre/khi-cac-dau-bep-sao-michelin-mua-bep-o-viet-nam-185241112165618801.htm








Komentar (0)