Kyiv Independent melaporkan bahwa Ukraina menyerang kilang minyak Novoshakhtinsk di wilayah Rostov, Rusia selatan, pada 19 Desember menggunakan pesawat tanpa awak (UAV). Gubernur Rostov, Yuri Slyusar, mengkonfirmasi informasi tersebut melalui aplikasi pesan Telegram, menyatakan bahwa Ukraina menggunakan lebih dari 30 UAV dan 3 rudal. Slyusar menambahkan bahwa pasukan penyelamat berada di lokasi kejadian dan berusaha memadamkan kebakaran besar. Militer Ukraina belum memberikan komentar terkait laporan tersebut.
Pokok-pokok konflik: Ukraina menghadapi kesulitan di berbagai bidang; Turki berselisih dengan Trump.
Dalam perkembangan lain, Rusia menuduh Ukraina berulang kali menjatuhkan amunisi fosfor putih dari pesawat tak berawak pada bulan September. "Pihak berwenang Rusia, bersama dengan Kementerian Pertahanan, telah memperoleh bukti tak terbantahkan bahwa angkatan bersenjata Ukraina berulang kali menggunakan amunisi fosfor putih yang dijatuhkan dari pesawat tak berawak pada bulan September," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova seperti dikutip Reuters pada 18 Desember. Ukraina menegaskan bahwa pernyataan Zakharova itu salah dan balik menuduh Rusia menggunakan senjata kimia terlarang di medan perang.
Ukraina menggunakan lampu sorot untuk mendeteksi UAV di langit di atas Kyiv pada 19 Desember 2024.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Prancis Le Parisien pada 18 Desember, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa negaranya tidak ingin membuat konsesi, baik teritorial maupun dalam hal ambisinya untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa, sebagai imbalan untuk perdamaian dengan Rusia. Zelensky menekankan bahwa Kyiv hanya akan siap untuk bernegosiasi perdamaian dengan Moskow ketika memiliki "posisi yang kuat," dan untuk mencapai itu, Ukraina perlu menjadi bagian dari Uni Eropa dan NATO. Mengomentari pernyataan Presiden terpilih AS Donald Trump tentang upaya untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina, Zelensky mengatakan: "Tuan Trump dengan tulus ingin bertindak cepat, tetapi dia belum berada di Gedung Putih dan tidak memiliki akses ke semua informasi. Dia juga tahu tentang keinginan kuat saya untuk tidak terburu-buru agar tidak merugikan Ukraina."
Menurut media AS, Keith Kellogg, yang dinominasikan oleh Trump sebagai utusan perdamaian khusus AS untuk Ukraina, akan mengunjungi Ukraina pada Januari 2025. Selain itu, untuk memperkuat posisi negosiasinya dengan Rusia, Ukraina secara aktif mencari dukungan dari mitra baik di medan perang maupun secara diplomatik. Reuters melaporkan pada 19 Desember bahwa Inggris mengumumkan paket bantuan militer baru untuk Ukraina senilai £225 juta, sekaligus berjanji untuk memberikan pelatihan militer tambahan kepada Kyiv. Sebelumnya, pada 18 Desember, Jerman mengusulkan untuk menggandakan ekspor senjatanya ke Ukraina. Presiden Zelensky dan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, juga bertemu secara pribadi pada 18 Desember untuk membahas kemungkinan pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina, menurut The Kyiv Independent.
Menteri Rusia memperingatkan kemungkinan konflik dengan NATO dalam 10 tahun ke depan.
Putin menerima lebih dari 2 juta pertanyaan.
Presiden Rusia Vladimir Putin kemarin mengadakan konferensi pers dan sesi tanya jawab tahunannya untuk menjawab pertanyaan dari warga dan pers mengenai berbagai isu domestik dan luar negeri. Menurut TASS, lebih dari 2 juta pertanyaan telah diajukan kepada Presiden Putin oleh warga 11 hari sebelum konferensi pers, melalui berbagai saluran. Pada konferensi pers tersebut, Putin menyatakan bahwa ekonomi Rusia stabil dan tumbuh, dengan proyeksi pertumbuhan PDB sebesar 4% tahun ini. Ia juga membahas konflik dengan Ukraina dan isu-isu lainnya, menurut RT. (Bao Hoang)
Korea Utara memuji aliansi efektifnya dengan Rusia.
Pada 19 Desember, KCNA melaporkan bahwa aliansi militer Korea Utara dengan Rusia terbukti "sangat efektif" dalam mencegah Amerika Serikat dan sekutunya. Korea Utara mengutuk pernyataan baru-baru ini dari AS dan sekutunya yang menentang hubungan yang semakin erat antara Rusia dan Korea Utara. Selain itu, Pyongyang menuduh Washington dan sekutunya memperpanjang perang di Ukraina. AS belum memberikan komentar mengenai informasi ini.
Sumber: https://thanhnien.vn/kho-luong-voi-xung-dot-nga-ukraine-185241219223926619.htm







Komentar (0)