Craig, salah satu dari sedikit gajah bertaring super yang tersisa dan simbol Cagar Alam Amboseli, meninggal dunia pada tanggal 3 Januari pada usia 54 tahun.
Kepergian Craig telah membuat para pencinta satwa liar di seluruh dunia sangat berduka.
Craig terkenal karena gadingnya yang sangat besar, yang cukup panjang untuk menyentuh tanah dan masing-masing beratnya mencapai 50 kg. Ini adalah hasil dari mutasi genetik langka yang memungkinkan gading gajah tumbuh terus menerus sepanjang hidupnya. Berkat umurnya yang panjang, Craig memiliki gading dengan ukuran yang sangat mengesankan, menjadikannya salah satu gajah paling terkenal di Afrika.

Craig menonjol karena gadingnya yang sangat besar. Gading ini juga membuat Craig berisiko menjadi sasaran perburuan liar (Foto: Cagar Alam Amboseli).
Akhir tahun lalu, petugas hutan di Amboseli menemukan bahwa Craig mengalami masalah pencernaan yang serius. Meskipun mendapat perawatan intensif dari dokter hewan, kondisi gajah tersebut kambuh pada awal tahun 2026.
Pada tanggal 2 Januari, Craig pingsan dan tidak mampu bangun. Meskipun semua upaya telah dilakukan untuk menyelamatkannya, karena usianya yang sudah lanjut dan kesehatannya yang lemah, Craig tidak dapat diselamatkan.
Para dokter hewan mengatakan bahwa hasil tes feses Craig menunjukkan gajah tersebut tidak mampu mengunyah makanan secara normal, yang merupakan tanda keausan gigi akibat penuaan. Gajah memiliki enam set gigi geraham sepanjang hidup mereka, dan ketika set terakhir aus, masa hidup mereka biasanya tidak lama.
Video yang merekam saat-saat terakhir Craig telah dibagikan secara luas di media sosial, sangat menyentuh dan menyedihkan komunitas pecinta hewan. Craig, yang lahir pada tahun 1972, terkenal bukan hanya karena gadingnya tetapi juga karena kepribadiannya yang lembut dan ramah terhadap sesamanya dan manusia.
Di habitat aslinya, gajah Afrika jantan dapat hidup hingga 60 tahun, sedangkan betina hingga 45 tahun, meskipun beberapa individu dapat hidup hingga 70 tahun.
Gading Craig yang sangat besar tetap utuh ketika gajah itu mati dan kemungkinan akan diawetkan oleh pihak berwenang. Perwakilan dari Taman Nasional Amboseli menyampaikan kesedihan mereka: "Dengan sangat sedih kami harus mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu ikon Amboseli yang terkenal, gajah bertaring super bernama Craig, yang telah meninggal karena usia tua."
Momen-momen terakhir kehidupan gajah bertaring super bernama Craig (Video: Penampakan Terliar di Kruger).
Sebelum kematiannya, Craig kawin dengan banyak gajah betina di cagar alam tersebut dan meninggalkan banyak anak gajah. Para ahli berharap gen mutasi Craig akan diturunkan, sehingga menciptakan lebih banyak gajah bertaring super di masa depan.
Para penjaga hutan Kenya telah berupaya melindungi gajah raksasa dari perburuan liar, karena gading mereka yang sangat besar sangat berharga di pasar gelap. Diperkirakan hanya sekitar 20 hingga 30 gajah raksasa yang masih hidup di seluruh Afrika, terutama terkonsentrasi di Kenya, Tanzania, dan Afrika Selatan.
Rekor gading terbesar dalam sejarah dipegang oleh gajah bertaring super yang hidup pada akhir abad ke-19, dengan gading mencapai panjang hingga 3 meter dan berat lebih dari 100 kilogram.
Sumber: https://dantri.com.vn/khoa-hoc/khoanh-khac-cuoi-doi-cua-con-voi-co-cap-nga-lon-nhat-the-gioi-20260106150935205.htm








Komentar (0)