Menurut data dari Box Office Vietnam, dua film, "Underworld Beauty Salon" dan "Blood Moon Feast 8," mencatat tiket yang tidak terjual pada tanggal 1 Juni, sebelum berakhirnya jadwal penayangan mereka.
Penurunan penjualan ini telah berlangsung selama beberapa minggu sebelumnya. Saat ini, The Underworld Beauty Salon telah sepenuhnya menarik diri dari sistem penjualan tiket online. Sementara itu, Blood Moon Feast 8 hanya akan diputar sekali pada tanggal 2 dan 3 Juni, sebelum meninggalkan bioskop pada tanggal 4 Juni.
Dirilis pada 24 April, Blood Moon Feast 8 mengakhiri penayangannya di bioskop dengan total pendapatan kumulatif sebesar 33 miliar VND. Underworld Beauty Salon berakhir lebih awal, kurang dari sebulan setelah dirilis, menghasilkan 12,6 miliar VND dari penayangan khusus pada 6 Mei. Kedua angka tersebut berada di bawah titik impas, karena perkiraan berkisar antara 40 hingga 70 miliar VND.


Film "Underworld Beauty Salon" menampilkan para pemeran termasuk Xuan Lan, Ngoc Trinh, Le Xuan Tien, Rima Thanh Vy, dan lainnya. Kisah ini mengikuti Thanh, seorang dokter wanita yang terpaksa bekerja di salon kecantikan misterius milik Nyonya Xuan untuk mendapatkan uang demi menyelamatkan kekasihnya yang sakit kritis. Dari sana, ia terlibat dalam serangkaian fenomena aneh yang terjadi di rumah sakit terpencil yang terletak di pegunungan.
Penulis skenario film ini mencoba memasukkan berbagai ide baru, mulai dari spiritualitas rakyat dan horor fisik hingga drama psikologis, tetapi kurangnya koherensi dalam plot membuat narasi secara keseluruhan membingungkan.
Paruh kedua film ini mengungkapkan banyak poin yang tidak logis, terutama dalam cara karakter bereaksi terhadap fenomena supernatural. Pengulangan adegan menakutkan yang tiba-tiba dan berlebihan mengurangi ketegangan. Sementara itu, penampilan aktris utama Ngoc Trinh dalam adegan klimaks sebagian besar hanya berupa teriakan, kurang memiliki kedalaman psikologis untuk meyakinkan penonton.
Sejak awal, film horor ini kesulitan mendapatkan perhatian, yang menyebabkan pemotongan adegan berulang kali pada penayangannya. Pada tahap akhir, film ini hampir tidak menghasilkan pendapatan, hanya menjual sedikit tiket di semua penayangannya.
Adapun Blood Moon Party 8 , ini adalah pembuatan ulang dari film Jepang populer One Cut of the Dead , yang disutradarai, ditulis, dan diproduseri bersama oleh Phan Gia Nhật Linh. Termasuk dalam genre komedi gelap dan menampilkan banyak aktor dan bintang tamu terkenal, film ini pernah dianggap sebagai kandidat utama untuk musim film liburan 30 April.
Namun, alur cerita dan isi film tersebut menunjukkan daya tariknya yang terbatas bagi penonton umum di bioskop Vietnam. Unsur komedinya sangat berfokus pada lingkungan pembuatan film dan kehidupan dunia hiburan, sehingga sulit bagi penonton yang tidak familiar dengan bidang-bidang tersebut untuk menikmatinya.
Di tengah penjualan tiket yang lambat dan peringkat box office yang terus-menerus rendah, skandal pribadi yang melibatkan aktris utama Miu Le dan penggunaan narkoba secara resmi mengakhiri peluang proyek tersebut untuk bangkit kembali di box office.
Kegagalan kedua film ini melanjutkan tren proyek film Vietnam yang merugi akhir-akhir ini, mencerminkan pergeseran yang jelas di pasar. Alasan terbesarnya terletak pada kualitas naskah, karena banyak film menunjukkan kelemahan dalam proses penulisan, kurangnya logika internal dalam pengembangan plot, dan psikologi karakter yang kurang meyakinkan.
Selain itu, penonton semakin selektif, tidak lagi mudah memilih tiket hanya karena sebuah film memiliki deretan bintang terkenal atau merupakan adaptasi dari naskah asing yang populer.
Pada akhirnya, reaksi agresif publik terhadap skandal pribadi atau pelanggaran hukum yang dilakukan para seniman menciptakan risiko komersial yang signifikan, sehingga para pembuat film harus lebih berhati-hati dalam mengendalikan citra proyek mereka.
Sumber: https://tienphong.vn/khong-ban-duoc-ve-nao-hai-phim-viet-roi-rap-post1848227.tpo








Komentar (0)