TPO - Pada tanggal 18 Februari, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menginformasikan kepada pers bahwa Surat Edaran Nomor 29 bertujuan untuk mengelola kegiatan bimbingan belajar ekstrakurikuler dengan lebih baik, bukan untuk melarang atau membatasinya.
TPO - Pada tanggal 18 Februari, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menginformasikan kepada pers bahwa Surat Edaran Nomor 29 bertujuan untuk mengelola kegiatan bimbingan belajar ekstrakurikuler dengan lebih baik, bukan untuk melarang atau membatasinya.
Menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, perspektif dan prinsip di balik surat edaran baru tentang bimbingan belajar ini bertujuan untuk mengelola kegiatan bimbingan belajar dengan lebih baik, bukan untuk melarang atau membatasinya.
Selanjutnya, penyelenggaraan kelas tambahan dan bimbingan belajar harus memastikan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi pelaksanaan program pendidikan sekolah atau kurikulum mata pelajaran guru; harus menjamin kepentingan siswa, tanpa paksaan; harus menjaga citra dan martabat guru sekaligus konsisten dengan Program Pendidikan Umum 2018. Dalam program ini, siswa didorong untuk mengembangkan inisiatif, kreativitas, dan kebiasaan belajar mandiri; guru berperan sebagai penyelenggara, pengawas, dan pembimbing.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mewajibkan sekolah untuk memastikan bahwa soal ujian dan penilaian secara akurat dan komprehensif memenuhi tujuan pembelajaran kurikulum. |
Menurut Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, unit tersebut akan terus memantau situasi dari berbagai daerah untuk mengeluarkan arahan dan dokumen panduan lebih lanjut, sehingga membantu Dinas Pendidikan dan Pelatihan memiliki dasar untuk memberikan saran dan mengarahkan pelaksanaan di tingkat lokal.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga meminta Komite Rakyat provinsi dan kota untuk mengarahkan pelaksanaan kerja komunikasi yang efektif dan menyelenggarakan konferensi khusus untuk menyebarluaskan dan membimbing para pemangku kepentingan terkait guna memastikan keseragaman dalam organisasi dan pelaksanaan peraturan.
Menerapkan secara efektif tanggung jawab manajemen negara di bidang pendidikan dan arahan Perdana Menteri tentang bimbingan tambahan.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan segera mengumpulkan informasi dari sekolah dan guru untuk memberikan panduan atau berkoordinasi dengan departemen, lembaga, distrik, dan kabupaten lain untuk mengeluarkan pedoman yang sesuai dengan karakteristik lokal.
Bagi sekolah dan guru, fokusnya harus pada penerapan metode pengajaran yang membantu siswa mengembangkan kualitas dan kompetensi, memenuhi hasil pembelajaran yang dibutuhkan; dan memastikan bahwa soal ujian dan penilaian akurat dan komprehensif, selaras dengan tujuan kurikulum.
Bagi siswa yang hasil belajarnya di bawah standar dan sedang mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi atau ujian kelulusan SMA, sekolah dan guru memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan tambahan kepada mereka.
Orang tua dan masyarakat juga perlu bekerja sama dengan sekolah untuk melaksanakan pendidikan, memastikan perpaduan harmonis dari ketiga elemen dalam pendidikan, sekaligus berpartisipasi dalam memantau pelaksanaan Surat Edaran Nomor 29.
Sumber: https://tienphong.vn/bo-gddt-khang-dinh-khong-siet-day-them-hoc-them-post1718079.tpo







Komentar (0)