Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Keterampilan digital - tolok ukur baru kompetensi pelayanan publik.

Seiring dengan penyederhanaan aparatur administrasi dan pergeseran metode pemerintahan ke lingkungan digital, tuntutan yang diberikan kepada pejabat dan pegawai negeri sipil mengalami perubahan mendasar. Kemampuan menggunakan teknologi, memanfaatkan data, menerapkan kecerdasan buatan, dan memproses pekerjaan di platform digital telah menjadi penting untuk menyelesaikan tugas. Dalam fase perkembangan baru ini, keterampilan digital telah menjadi ukuran penting kompetensi pelayanan publik.

Báo Sài Gòn Giải phóngBáo Sài Gòn Giải phóng01/06/2026

Melihat kembali satu tahun beroperasinya model pemerintahan lokal dua tingkat di Kota Ho Chi Minh, reformasi administrasi dan transformasi digital telah mencapai banyak hasil positif. Kota ini telah memproses sejumlah besar prosedur administrasi dengan tingkat ketepatan waktu lebih dari 99,5%, tingkat pemrosesan daring lebih dari 88%, dan 100% dokumen dipertukarkan secara elektronik. Angka-angka ini menunjukkan bahwa administrasi kota bergerak kuat menuju modernisasi, transparansi, dan pelayanan yang lebih baik kepada warga dan bisnis. Namun, praktik juga menimbulkan masalah yang perlu diperhatikan: kapasitas pejabat dan pegawai negeri sipil tidak merata, sementara persyaratan baru menuntut kemampuan multitasking yang lebih besar, kemampuan beradaptasi yang cepat, dan keterampilan digital yang canggih.

Realitas ini dengan jelas dikemukakan oleh Sekretaris Komite Partai Kota Ho Chi Minh, Tran Luu Quang, pada konferensi yang merangkum satu tahun model organisasi keseluruhan sistem politik kota tersebut. Beliau meminta tim kader untuk berupaya "melampaui diri mereka sendiri," mengubah cara berpikir dan bekerja mereka untuk memenuhi tuntutan pembangunan baru berdasarkan prinsip pergeseran dari kuantitas ke kualitas.

Ketua Komite Partai Kota Ho Chi Minh menetapkan persyaratan bahwa setiap pejabat tidak hanya harus mahir dalam keterampilan profesional mereka, tetapi juga mengetahui cara memanfaatkan data, berinteraksi di lingkungan digital, memastikan keamanan informasi, menerapkan teknologi baru, dan terus memperbarui pengetahuan mereka. Sistem yang lebih efisien berarti setiap pejabat dan pegawai negeri sipil harus menangani beban kerja yang lebih besar, memiliki cakupan manajemen yang lebih luas, dan memenuhi tuntutan yang lebih tinggi untuk melayani masyarakat. Teknologi adalah alat untuk meningkatkan produktivitas kerja dalam konteks ini.

Yang lebih penting lagi, keterampilan digital bukan hanya tentang kinerja pegawai negeri, tetapi berhubungan langsung dengan hak dan kepentingan warga negara. Setiap dokumen yang didigitalisasi, setiap prosedur daring, setiap data yang terhubung tanpa hambatan membantu warga negara dan bisnis menghemat waktu, biaya, dan tenaga. Oleh karena itu, kompetensi digital harus menjadi kriteria yang sah dalam mengevaluasi pejabat dan pegawai negeri.

Direktif Perdana Menteri Nomor 14 tentang peningkatan pelatihan dan penilaian pengetahuan dan keterampilan digital bagi pejabat dan pegawai negeri telah mengkonkretkan persyaratan ini: pada akhir tahun 2026, 100% pejabat dan pegawai negeri harus memiliki pemahaman tentang transformasi digital, menguasai pengetahuan dan keterampilan digital, dan secara efektif menggunakan platform dan layanan digital untuk mendukung pekerjaan mereka. Ini adalah persyaratan reformasi yang bertujuan untuk membangun tim pegawai negeri yang mampu menjalankan administrasi digital.

Yang perlu diperhatikan, arahan ini tidak hanya mensyaratkan pembelajaran tetapi juga menekankan penilaian keterampilan digital – sebuah poin baru dan sangat penting. Karena data menjadi sumber daya pembangunan dan lingkungan digital menjadi ruang kerja utama, keterampilan digital harus dianggap sebagai kompetensi inti bagi pejabat dan pegawai negeri. Penilaian tidak boleh didasarkan pada jumlah sertifikat atau kursus yang diambil, tetapi lebih pada kemampuan menerapkan teknologi dalam pekerjaan praktis, efisiensi penanganan dokumen, produktivitas kerja, dan tingkat kepuasan warga.

Tenaga kerja pegawai negeri sipil merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan proses transformasi digital dan pembangunan pemerintahan digital. Karena keterampilan digital menjadi bagian integral dari kemampuan pelayanan publik, setiap pejabat dan pegawai negeri sipil perlu keluar dari zona nyaman mereka, belajar secara proaktif, beradaptasi, dan berinovasi.

Suatu sistem administrasi modern diukur dari kualitas staf operasionalnya. Dalam tuntutan pembangunan baru Kota Ho Chi Minh, keterampilan digital menjadi tolok ukur baru kapasitas pelayanan publik – suatu syarat untuk membangun sistem administrasi yang profesional, efisien, berorientasi pada masyarakat, dan terus berkembang.

Sumber: https://www.sggp.org.vn/ky-nang-so-thuoc-do-moi-cua-nang-luc-cong-vu-post855495.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan Prajurit Pulau

Kegembiraan Prajurit Pulau

Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Warna-warna musim semi di wilayah perbatasan

Kebahagiaan dalam bertani

Kebahagiaan dalam bertani