Bapak Vu Trong Dai, Direktur TIMES Science and Education Publishing Joint Stock Company (TIMES), penerbit buku tersebut, menyampaikan sambutannya pada upacara tersebut. (Foto: Panitia Penyelenggara) |
Pada peluncuran buku tersebut, Bapak Vu Trong Dai, Direktur TIMES Science and Education Publishing Joint Stock Company, penerbit buku tersebut, menyampaikan: “Vietnam berada di era pembangunan nasional dengan fokus pada kemajuan teknologi – kecerdasan buatan (AI). Oleh karena itu, kami berharap dapat menerbitkan buku-buku yang dapat memberikan nilai tambah pada tren ini, membantu pembaca lebih memahami peran AI dalam pekerjaan dan kehidupan.”
Dalam menyampaikan motivasinya untuk menulis buku tersebut, Wakil Rektor UniversitasFPT , Hoang Nam Tien, mengatakan bahwa selama hampir 32 tahun bekerja di FPT, ia telah menyaksikan banyak perubahan dalam teknologi dan ekonomi, tetapi ia belum pernah melihat "banjir besar" yang sekaligus merusak dan mengubah seperti AI.
Buku "Menerapkan AI dalam Bisnis" lahir dari realitas dan kekhawatiran tersebut, berfungsi sebagai peta jalan untuk membantu pembaca memperoleh pemahaman yang benar tentang AI dan mengambil tindakan yang tepat di era baru ini, karena "AI tidak 'mencuri pekerjaan' dari siapa pun, tetapi merekalah yang tahu cara menggunakan AI yang akan melakukannya."
Bab 1 buku ini memberikan gambaran umum tentang apa yang telah dan sedang diciptakan oleh AI. Menurut penulis, "banjir AI" sangat memengaruhi setiap bidang, mulai dari manufaktur otomatis dan pengobatan revolusioner hingga bidang yang membutuhkan pemikiran kompleks seperti pemrograman. Bab 2 berfokus pada agen AI – sistem otonom yang mampu menganalisis, merencanakan, dan bertindak seperti karyawan sungguhan, bekerja tanpa lelah dan tanpa emosi.
Wakil Rektor Universitas FPT, Hoang Nam Tien, secara langsung menggunakan AI Agent untuk membuat rencana penerbitan hipotetis untuk setiap bagian dari Volume 2 buku: "Aplikasi AI dalam Bisnis". (Foto: Panitia Penyelenggara) |
Pada Bab 3, penulis menyoroti salah satu masalah paling mendesak yang diciptakan oleh AI: sebuah "kelas tidak berguna" baru yang terdiri tidak hanya dari buruh tidak terampil tetapi juga pekerja kantor yang sangat berkualitas. Pada Bab 4, ia menekankan peran para pemimpin di era AI. Pada Bab 5, penulis membahas perlunya bisnis untuk menjalani perubahan signifikan: untuk mengatasi hambatan AI, bisnis harus mengubah ketakutan mereka menjadi peluang untuk terobosan.
Bab 6 merinci peta jalan untuk mengintegrasikan AI ke dalam bisnis, yang pada dasarnya merupakan proses perubahan budaya dan pola pikir, bukan sekadar pembelian alat. Pada bab terakhir, penulis kembali ke kisah masyarakat Vietnam yang beradaptasi dengan era digital dan menegaskan bahwa: Sekuat apa pun AI, masih ada kualitas inti manusia yang tidak dapat digantikannya. Penulis Hoang Nam Tien percaya bahwa selama kita melestarikan kualitas-kualitas tersebut, kita akan semakin maju di era AI.
Penulis Hoang Nam Tien berharap buku ini akan membantu pembaca memperoleh pemahaman yang paling akurat tentang AI, potensinya, dan cara menerapkan AI secara efektif dalam bisnis. (Foto: Panitia Penyelenggara) |
"Tokoh AI terkemuka di Vietnam" tersebut lebih lanjut menegaskan, "Kita sedang menyaksikan tren yang tak dapat diubah: semua aplikasi tradisional, situs web, dan super aplikasi secara bertahap akan digantikan oleh model bahasa besar (LLM) dan AI. Alih-alih menavigasi melalui berbagai aplikasi yang berbeda, pengguna akan berinteraksi dengan satu AI yang mampu melakukan semua tugas."
Buku ini merupakan langkah persiapan untuk transformasi mendalam ini. Menyadari kesulitan yang dihadapi pembaca dalam menerapkan teori ke praktik, Bapak Hoang Nam Tien merancang solusi inovatif untuk membantu pembaca belajar dengan cepat dan efektif. Buku ini dirancang dengan kode QR di bagian akhir, memungkinkan pembaca untuk langsung mengakses video instruksional dan program pelatihan AI untuk praktik langsung. Hanya dengan 2 jam teori dan 10 jam praktik, peserta didik dapat menjadi mahir dalam menggunakan aplikasi AI seperti NotebookLM.








Komentar (0)