Rumah Sakit Pusat Hue menyelenggarakan program budaya dan memberikan hadiah kepada pasien anak kurang mampu dalam rangka Hari Anak Internasional, 1 Juni.

Berbagi dengan anak-anak yang sakit

Sebagai pusat perawatan bagi ratusan pasien anak, yang sebagian besar menderita penyakit serius seperti kanker atau thalassemia, Rumah Sakit Pusat Hue secara konsisten mengadakan kegiatan untuk anak-anak pada Hari Anak Internasional (1 Juni) selama bertahun-tahun. Bagi banyak anak, hadiah atau pertunjukan musik singkat di koridor rumah sakit tidak hanya membawa kegembiraan tetapi juga memberi mereka motivasi lebih untuk melanjutkan perjalanan perawatan mereka yang berat.

Di ruang perawatannya di Pusat Anak, Nguyen Bao Ngoc masih menggenggam boneka beruang yang baru saja diterimanya sebagai hadiah selama perayaan Hari Anak. Ia bercerita bahwa hari-hari panjang di rumah sakit membuatnya rindu rumah dan terkadang sedih, tetapi menonton pertunjukan, menerima hadiah, dan bertemu anak-anak lain dalam situasi serupa membuatnya merasa jauh lebih bahagia. "Yang paling kusuka adalah menonton nyanyian dan tarian. Hari ini, aku sedikit melupakan rasa sakitku," bisik Ngoc.

Baru-baru ini, rumah sakit tersebut, bekerja sama dengan Dat Hoa Co., Ltd., memberikan 20 paket bantuan keuangan dan 140 hadiah serta uang tunai dengan total lebih dari 360 juta VND kepada pasien anak penderita kanker. Di tengah kemeriahan musik acara tersebut, banyak orang tua terharu melihat anak-anak mereka tersenyum setelah berhari-hari menjalani suntikan, obat-obatan, dan perawatan kemoterapi.

Menurut Ibu Tran Le Bao Tram, Kepala Departemen Pekerjaan Sosial dan Pelayanan Pelanggan di Rumah Sakit Pusat Hue, unit tersebut selalu berupaya menciptakan lebih banyak kegiatan rekreasi dan memberikan dukungan emosional bagi pasien anak pada tanggal 1 Juni. Tahun ini, selain program budaya, rumah sakit juga berkolaborasi dengan banyak organisasi dan filantropis untuk memberikan 310 hadiah dan hampir 450 juta VND dalam bentuk uang tunai kepada anak-anak dalam kondisi sulit yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Tidak hanya di rumah sakit, Bulan Aksi Anak tahun ini, dengan tema "Anak-Anak Bahagia, Aman, dan Teguh di Era Digital," juga dilaksanakan oleh sektor kesehatan dan unit-unit di seluruh Kota Hue melalui berbagai kegiatan praktis. Menurut Ibu Phan Minh Nguyet, Wakil Direktur Dinas Kesehatan, program tahun ini lebih berfokus pada anak-anak berkebutuhan khusus, anak-anak dengan penyakit serius, dan anak-anak yang diasuh di fasilitas kesejahteraan sosial. Setiap kegiatan bertujuan untuk memberikan pengalaman musim panas yang bermakna bagi anak-anak ini dan membuat mereka merasakan dukungan dan perhatian dari masyarakat.

Membekali anak-anak dengan keterampilan hidup.

Selain menghadapi risiko kecelakaan dan tenggelam selama musim panas, banyak orang tua kini khawatir tentang paparan dini anak-anak mereka terhadap ponsel pintar dan media sosial. Di samping manfaat untuk pembelajaran dan hiburan, lingkungan daring juga menyimpan banyak risiko seperti konten berbahaya, informasi yang salah, dan risiko pelecehan.

Ibu Tran Thi Hoa, yang tinggal di komune Dan Dien, mengatakan bahwa ia dan suaminya sama-sama bekerja di pabrik, sehingga mereka sering berangkat kerja pagi dan pulang larut malam, menyisakan sedikit waktu untuk mengawasi anak-anak mereka. "Kadang-kadang saya khawatir ketika melihat anak-anak saya terus-menerus menggunakan ponsel mereka, tetapi saya tidak tahu bagaimana mengendalikan mereka sepenuhnya. Baru-baru ini, saya mendengar banyak cerita tentang remaja yang jatuh cinta di usia muda dan tergoda oleh hal-hal di internet, yang membuat saya semakin cemas," ujar Ibu Hoa.

Menurut pimpinan Dinas Kesehatan Kota Hue, selain layanan kesehatan, dinas tersebut akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat penyelenggaraan kelas keterampilan hidup, keterampilan perlindungan diri, pencegahan pelecehan, dan bimbingan bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam lingkungan digital yang aman. Banyak kegiatan musim panas seperti kamp pelatihan militer, kelas bakat, seni bela diri, musik , dan senam ritmik juga akan diselenggarakan untuk menciptakan lingkungan bermain yang lebih sehat bagi anak-anak selama liburan musim panas.

Menurut Ibu Phan Minh Nguyet, mengingat banyaknya insiden tenggelam yang tragis akhir-akhir ini, sektor kesehatan terus memprioritaskan pencegahan kecelakaan dan cedera pada anak-anak. Selain meningkatkan jumlah personel, obat-obatan, dan peralatan darurat di fasilitas medis, pelajaran berenang gratis dan pelatihan pertolongan pertama bagi masyarakat juga tetap dipertahankan, terutama di daerah yang memiliki banyak sungai, danau, dan aliran air.

Kegiatan yang didedikasikan untuk anak-anak pada tanggal 1 Juni tidak hanya membawa kegembiraan bagi si kecil, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan hidup yang aman dan sehat bagi anak-anak untuk berkembang secara fisik, mental, dan dalam keterampilan hidup di era digital.

Teks dan foto: Thanh Huong

Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-polit-xa-hoi/an-sinh-xa-hoi/lan-toa-yeu-thuong-cham-lo-toan-dien-cho-tre-166228.html