
Dimulai pada tahun 2019 dengan tema "Air," dan berlanjut dengan "Suara Alam" pada tahun 2021, seri "True Concert" secara konsisten mengejar perjalanan artistik yang menggunakan alam sebagai benang merah penghubung bagi emosi kreatif. Pada tahun 2026, perjalanan ini berlanjut dengan tema "Cinta pada Tanah"—di mana musik kembali ke asal mula kehidupan, dengan tanah sebagai pusatnya untuk menceritakan kisah yang berkelanjutan, dari awal dan perkembangannya hingga kelahirannya kembali.

“True Concert - Love for the Land,” yang disutradarai oleh Cao Trung Hieu, dengan arahan musik oleh Thanh Phuong dan koreografi oleh Tan Loc, menawarkan kepada penonton sebuah “pesta artistik” yang mengesankan baik dari segi visual maupun suara.

Program berdurasi sembilan puluh menit ini terhubung secara mulus di lima bab, membawa pemirsa dari fajar di atas "Ladang" dengan kerja keras mereka yang penuh semangat hingga panen melimpah di "Bunga dan Buah"; melintasi sungai untuk merasakan aliran "Air" yang menopang kehidupan; ke "Hutan" untuk merasakan vitalitas abadi dan kapasitas regeneratif alam; dan akhirnya, untuk merasakan rasa syukur dan apresiasi yang lebih besar terhadap "Cinta pada Tanah".
Program ini dipentaskan dengan sangat apik. Layar LED besar yang dipadukan dengan teknologi proyeksi dan grafis yang menakjubkan tidak hanya memperdalam dan memperluas ruang pertunjukan, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang mengesankan, membuat penonton merasa seolah-olah mereka dapat merasakan hembusan embun pagi, rumput dan pepohonan, aroma tanah lembap, dan gemerisik tunas baru…

Menariknya, setiap segmen pertunjukan tidak muncul secara terpisah tetapi terhubung oleh sistem gambar, suara, dan cahaya yang mulus, memungkinkan kisah "Cinta pada Tanah" diceritakan secara berkelanjutan dan mendalam. Penampilan setiap seniman merupakan bagian yang mengesankan, berkontribusi pada gambaran artistik keseluruhan yang puitis dan membawa aspirasi manusia untuk hidup harmonis dengan alam.
Sementara vokal yang kuat dari Lam Bao Ngoc dan OPLUS membangkitkan suasana murni kabut pagi dan ladang hijau melalui medley "Tetes Embun - Tetes Embun di Daun - Ulat - Kau Berdiri di Ladang"; suara jernih Thuy Chi dan Ha An Huy menciptakan lapisan emosi yang lembut dan mendalam melalui penampilan dengan pengaruh musik rakyat kontemporer seperti "Duduk Bersandar di Tepi Perahu - Jangan Pergi, Kekasihku".

Sementara itu, Phan Manh Quynh terus menunjukkan kekuatannya dalam bercerita melalui musik dengan penampilan puitis seperti "Dari Dulu Hingga Sekarang" dan "Bunga Matahari"; Nguyen Hung menghadirkan gaya musik yang sangat naratif dengan medley "Di Hutan - Keajaiban - Lima Jari".
Tampil dalam program tersebut, Marzuz membawa kepribadian yang unik dan memikat ke segmen "Air"; sementara Pia Linh meninggalkan jejaknya dengan suara yang kuat dan semangat penyembuhan melalui lagu-lagu "Hutan Hijau Abadi" (Trinh Cong Son) dan "Selamanya Bersandar Padamu" - sebuah komposisi yang sangat kontemplatif karya penulis Thuong Tam Dieu Hue.

Secara khusus, penampilan penyanyi terkenal Bao Yen dengan lagu "Cinta Antara Pohon dan Bumi" di akhir acara menjadi puncak artistik yang sangat emosional, menghadirkan rasa nostalgia yang mendalam tentang hubungan abadi antara manusia dan alam. Sudah lama para pecinta musik tidak berkesempatan menikmati suara langka dan indah dari penyanyi wanita yang hampir berusia 70 tahun ini. Menurut Direktur Musik Thanh Phuong, hingga saat ini, belum ada yang membawakan lagu ini sebaik beliau.
Selain itu, program ini juga menampilkan pertunjukan dari anak-anak dan Grup Tari Arabesque. Partisipasi para seniman dari berbagai generasi dengan gaya musik yang beragam, mulai dari veteran berpengalaman hingga talenta muda, menciptakan jalinan musik yang dinamis dan saling terkait.

Dengan memberikan hadiah berupa bibit pohon yang bermakna kepada penonton saat mereka pulang, "True Concert - Love for the Land" menyampaikan pesan yang bermakna tentang tanggung jawab setiap individu dalam melestarikan lingkungan, memelihara kehidupan, dan menyebarkan gaya hidup yang selaras dengan alam.
Sumber: https://nhandan.vn/lang-nghe-ban-hoa-ca-cua-con-nguoi-va-thien-nhien-post962305.html








Komentar (0)