Saat ini Hanoi memiliki lebih dari 1.300 desa kerajinan dan desa dengan kerajinan tradisional, di mana lebih dari 300 di antaranya telah diakui secara resmi sebagai desa kerajinan tradisional. Desa-desa ini bukan hanya sumber daya penting yang mendorong pembangunan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang stabil bagi ratusan ribu pekerja di daerah pedesaan dan pinggiran kota, tetapi juga harta karun warisan budaya yang kaya, yang mencerminkan kedalaman sejarah, praktik produksi, dan kecerdasan kreatif dari banyak generasi.
Dalam konteks integrasi ekonomi internasional yang semakin mendalam, desa-desa kerajinan di Hanoi menghadapi banyak peluang tetapi juga banyak tantangan. Seiring dengan persaingan pasar yang ketat dan tuntutan yang semakin tinggi terhadap kualitas, desain, dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, desa-desa kerajinan ini harus terus berinovasi.
Transformasi digital telah menjadi tren yang tak terhindarkan, membuka jalan baru bagi desa-desa kerajinan untuk mengakses pasar yang lebih luas, terutama melalui platform e-commerce dan media digital. Transformasi digital tidak hanya berkontribusi pada peningkatan daya saing dan nilai produk, tetapi juga menciptakan fondasi baru untuk mempromosikan dan melestarikan nilai-nilai tradisional, membantu desa-desa kerajinan berkembang secara berkelanjutan.

Dua tamu turut serta dalam program siaran langsung di Studio S1: Bapak Le Duc Thinh, Direktur Departemen Ekonomi Koperasi dan Pembangunan Pedesaan, Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup , dan Bapak Tran Nhat Lam, Wakil Kepala Kantor Pusat Koordinasi Pembangunan Pedesaan Baru.
Sumber: https://hanoimoi.vn/lang-nghe-thu-do-trong-ky-nguyen-so-750407.html






Komentar (0)