![]() |
| Para delegasi dan warga mempersembahkan dupa pada festival tersebut. Foto: Ngoc Nhat |
Festival tahun ini akan diadakan selama tiga hari, dari tanggal 17 hingga 19 April 2026, menampilkan banyak ritual tradisional dan kegiatan budaya yang unik. Festival ini mencakup berbagai acara seni dan budaya rakyat seperti tarian singa, persembahan kepada Roh Leluhur, persembahan dupa kepada Dewi, dan upacara di Pemakaman Para Martir.
Suasana perayaan terasa khidmat dan kaya akan budaya rakyat, dengan pertunjukan tradisional, ritual persembahan, dan ruang-ruang keagamaan yang menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan.
![]() |
| Para delegasi dan warga mempersembahkan dupa pada festival tersebut. Foto: Ngoc Nhat |
Puncak dari festival ini adalah perpaduan harmonis antara kepercayaan keagamaan rakyat dengan prinsip rasa syukur dan mengingat akar leluhur. Selain ritual persembahan doa dan dupa di Kuil Bunda Maria, panitia penyelenggara juga mengadakan upacara di Pemakaman Para Martir pada sore hari tanggal 18 April. Hubungan ini memberikan kedalaman pada festival, menjadikan Kuil Bunda Maria bukan hanya tempat kegiatan spiritual dan budaya bagi masyarakat, tetapi juga pengingat akan tradisi sejarah dan rasa syukur kepada generasi sebelumnya.
![]() |
![]() |
| Kegiatan budaya dan seni di festival tersebut. Foto: Ngoc Nhat |
Kuil Ba Ra didedikasikan untuk Dewi Tanah, yang umumnya dikenal sebagai Linh Son Thanh Mau Ba Ra. Pada tahun 2015, Kuil Ba Ra diakui sebagai peninggalan budaya dan sejarah tingkat provinsi. Pada tahun 2019, Festival Kuil Ba Ra dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Nasional oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, menandai langkah signifikan dalam pelestarian dan promosi warisan ini. Ini bukan hanya sumber kebanggaan bagi daerah setempat tetapi juga berkontribusi untuk memperkaya kekayaan budaya rakyat Vietnam.
Thanh Thao
Sumber: https://baodongnai.com.vn/van-hoa/202604/le-hoi-mieu-ba-ra-binh-ngo-2026-1e306e4/










Komentar (0)