
Yang menarik perhatian pengunjung adalah gambaran sebuah tempat pembakaran batu bata tua dengan dinding berbintik-bintik, sedikit lumut hijau... Tempat pembakaran batu bata merah yang terletak di tengah lapangan hijau yang luas akhir-akhir ini tidak hanya menarik minat anak muda, tetapi juga orang-orang setengah baya dan pensiunan dari dekat maupun jauh untuk datang dan menikmati serta mengambil gambar.
Di bulan Maret, tempat ini menjadi pusat perhatian anak muda. Gadis-gadis muda dengan gaun warna-warni dan ao dai tradisional berkumpul bersama, menciptakan suasana yang penuh warna.

Memanfaatkan sejuknya hamparan sawah dan bekas tungku batu bata yang telah lapuk dimakan waktu (yang kini telah dipugar dengan aman), pemilik Kafe Tungku Batu Bata Tua Ai Nghia juga menata sebuah danau jernih dengan bunga lili air, rakit-rakit di tengah danau, dan jalur setapak yang indah untuk menciptakan ruang bagi pengunjung berfoto. Tak hanya itu, tempat ini juga menciptakan sudut foto kenangan yang tak terlupakan.
Pengunjung juga dapat menaiki "tangga menuju surga", atau berpose di samping bunga bugenvil warna-warni yang tumbuh di tempat pembakaran batu bata. Kemudian, abadikan momen-momen di area pembakaran batu bata yang terletak di antara hamparan sawah hijau.

Di kedua sisi tungku batu bata terdapat jalan lurus panjang menuju ladang dan area pemukiman, dengan bunga-bunga liar tumbuh putih dan indah. Udara di sini sangat segar, sejuk, dan jernih.
Tak hanya untuk check-in, kafe keren di sebelahnya juga menjadi tempat bagi pengunjung untuk menikmati minuman dan bersantai. Tempat ini juga merupakan tempat kencan romantis bagi pasangan muda.

Ada banyak cara untuk mencapai bekas pabrik batu bata di Ai Nghia. Cara termudah adalah dari Sekolah Dasar Hua Tao atau Sekolah Menengah Nguyen Trai (baru), Kota Ai Nghia, Dai Loc. Anda bisa berjalan lurus menyusuri jalan beton selebar kurang dari setengah kilometer. Sepeda motor dan mobil dapat dengan mudah masuk dan keluar dari sini...
Sumber
Komentar (0)