Pomina Steel Corporation (POM) baru saja diingatkan oleh Bursa Efek Kota Ho Chi Minh (HoSE) tentang keterlambatan dalam mengungkapkan informasi dan dokumen untuk Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023.
Secara spesifik, pada tanggal 14 Juli 2023, POM menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023. Pemberitahuan tersebut telah disampaikan kepada Dewan Komisaris sejak tanggal 30 Juni 2023. Namun, sesuai ketentuan Pasal 10 Ayat 3 Angka a Surat Edaran 96/2020/TT-BTC tanggal 16 November 2020 tentang Keterbukaan Informasi di Pasar Modal, informasi mengenai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan wajib diumumkan paling lambat 21 hari sebelum tanggal pembukaan. Oleh karena itu, POM terlambat dalam menyampaikan informasi mengenai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan telah diperingatkan oleh Dewan Komisaris.
Merugi 5 kuartal berturut-turut, akumulasi rugi Rp789,3 miliar, Pomina Steel (POM) baru saja diingatkan oleh HoSE (Foto TL)
Terkait kinerja bisnis, Pomina Steel Corporation telah mencatat kerugian selama 5 kuartal berturut-turut sejak tahun 2022. Hal ini disebabkan oleh situasi ekonomi yang sulit dan kenaikan harga bahan baku yang memaksa perusahaan untuk beroperasi di bawah harga pokok. Pada tahun 2022 saja, POM mengalami kerugian sebesar VND 1.079,9 miliar.
Pada kuartal pertama tahun 2023, pendapatan POM mencapai VND 1.645,1 miliar, rugi setelah pajak turun menjadi negatif VND 186,8 miliar tetapi masih merupakan angka yang signifikan.
Namun, pada kuartal kedua tahun 2023, pendapatan POM turun tajam menjadi hanya VND 799,4 miliar. Kondisi operasional di bawah harga pokok masih terjadi, yang menyebabkan perusahaan mengalami rugi bersih dari kegiatan usaha sebesar VND 35,2 miliar.
Di sisi lain, pendapatan keuangan hanya mencapai VND8,9 miliar, sementara beban bunga naik menjadi VND230,3 miliar. Mayoritas beban bunga tersebut adalah beban bunga, yaitu sebesar VND227,2 miliar. Beban penjualan dan beban manajemen bisnis masing-masing mencapai VND2,4 miliar dan VND66 miliar.
Dengan beban biaya keuangan yang meningkat, kerugian setelah pajak Pomina Steel pada kuartal kedua tahun 2023 meningkat menjadi VND 350,2 miliar.
Dari segi aset, pada akhir kuartal kedua, POM mencatat total utang jangka pendek dan jangka panjang sebesar VND6.266,5 miliar. Sumber utang ini memiliki proporsi 3 kali lebih tinggi daripada ekuitas pemilik. Ekuitas pemilik POM hanya mencapai VND2.077,7 miliar, turun 20,4% dibandingkan awal periode. Akibat kerugian usaha, akumulasi kerugian perusahaan yang belum didistribusikan mencapai VND789,3 miliar, menyebabkan ekuitas pemilik menjadi lebih negatif daripada sebelumnya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)