Sistem pencernaan berfungsi untuk memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi. Beberapa makanan, seperti hidangan pedas, meskipun lezat, dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan dan sakit perut jika dikonsumsi secara berlebihan, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).

Pati memiliki efek menenangkan pada sakit perut.
Rangka Penutup
Sakit perut juga bisa disebabkan oleh makan larut malam atau makan terlalu cepat. Selain rasa sakit, penderita sakit perut akan mengalami kembung, rasa tidak nyaman, dan sensasi terbakar di perut bagian atas. Intoleransi makanan dan infeksi virus juga merupakan penyebab umum sakit perut.
Saat merasakan nyeri, makanan yang tinggi pati, termasuk pati putih, cocok dan sangat bermanfaat untuk perut. Makanan yang terbuat dari pati putih, seperti kue, roti, dan nasi putih, meskipun dapat meningkatkan kadar gula darah, mudah dicerna dan membantu meredakan nyeri.
Sementara itu, makanan yang terbuat dari karbohidrat kompleks seperti ubi jalar dan biji-bijian utuh, meskipun dicerna lebih lambat, kaya akan serat. Serat ini menyerap kelebihan asam di lambung, sehingga mengurangi rasa tidak nyaman.
Pilihan lain selain pati
Bagi yang tidak ingin mengonsumsi karbohidrat, tentu saja bisa memilih pilihan lain. Pilihan pertama sebaiknya pisang. Pisang membantu mengurangi kadar asam lambung. Kandungan kalium yang melimpah dalam pisang juga membantu mengurangi iritasi lambung.
Makanan lain yang bermanfaat untuk lambung adalah jahe. Pasien dapat menggunakan jahe dalam bentuk jahe segar, teh jahe, atau anggur jahe. Untuk anggur jahe, para ahli menyarankan untuk meminumnya perlahan, dalam jumlah kecil setiap kali, agar lambung dapat mentolerirnya dengan baik.
Makanan yang harus dihindari
Selain itu, penderita sakit perut sebaiknya menghindari makanan tertentu yang dapat memperburuk rasa sakit. Makanan yang harus dihindari antara lain makanan pedas, makanan berlemak, makanan yang sangat asam, kafein, dan alkohol. Alkohol, khususnya, dapat dengan cepat meningkatkan kadar asam lambung dan mengiritasi lapisan dinding lambung.
Sebagian besar sakit perut akan sembuh dalam waktu 24 hingga 36 jam. Namun, jika rasa sakit berlanjut, atau jika disertai gejala seperti muntah, diare, darah dalam muntah, atau tinja berdarah, Anda harus segera menemui dokter.
Pasien juga memerlukan perhatian medis jika mereka tidak dapat buang air kecil selama 8 jam, muntah dan buang air besar tetapi rasa sakit tidak kunjung reda. Untuk mengurangi risiko sakit perut, orang-orang sebaiknya makan perlahan, mengunyah dengan saksama, menghindari makan berlebihan, minum cukup air, mengonsumsi cukup serat, dan menghindari makan dalam porsi besar di larut malam, menurut Medical News Today .
Sumber: https://thanhnien.vn/loi-ich-bat-ngo-cua-tinh-bot-voi-dau-da-day-185230916141604033.htm








Komentar (0)