MU sedang berjuang untuk mendapatkan kembali kejayaannya di masa lalu. |
Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports , manajer asal Belanda itu menegaskan bahwa Manchester United telah menjadi "klub komersial, bukan lagi klub sepak bola." Dia berkata: "Ketika manajer tidak diizinkan untuk memutuskan pemain mana yang akan dibeli, segalanya menjadi sangat sulit. Jika orang lain membeli pemain tersebut, Anda akan menghadapi masalah."
Pelatih Van Gaal juga mendesak Manchester United untuk belajar dari Liverpool, di mana pelatih Arne Slot memiliki kebebasan untuk memilih pemain. "Pelatih perlu dipercaya untuk memilih pemain yang tepat, karena merekalah yang secara langsung melatih para pemain tersebut. Manchester United harus melihat bagaimana Liverpool beroperasi dan meraih kesuksesan. Mereka harus belajar dari itu," tegas mantan pelatih tim nasional Belanda tersebut.
Van Gaal tiba di Old Trafford pada tahun 2014 untuk menggantikan David Moyes. Selama dua musimnya melatih "Setan Merah," Van Gaal membawa tim tersebut memenangkan Piala FA pada tahun 2016, tetapi hanya beberapa hari setelah kesuksesan itu, ia dipecat.
Sejak saat itu, Manchester United terperosok dalam krisis, meskipun telah menghabiskan miliaran poundsterling untuk transfer. Peringatan Van Gaal muncul ketika Manchester United baru saja mengalami musim terburuknya di era Premier League.
Musim lalu, mereka tidak memenangkan gelar apa pun dan, untuk kedua kalinya sejak 1990, gagal lolos ke kompetisi Eropa. Pelatih baru Ruben Amorim menghadapi tantangan sulit, serupa dengan banyak pendahulunya.
Sumber: https://znews.vn/louis-van-gaal-chi-trich-mu-post1559329.html







Komentar (0)