
Model ini menerapkan teknik persiapan tanah dengan kedalaman 20-25 cm untuk mengubur jerami, membajak, meratakan lahan, dan menggabungkannya dengan preparat Trichoderma. Preparat ini, dikombinasikan dengan pupuk organik, membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, mendetoksifikasi tanah, dan meningkatkan efisiensi pupuk. Metode penanaman menggunakan bibit dalam baki dan pemindahan bibit menggunakan mesin; pupuk granular disemprotkan untuk memastikan keseragaman dan menghemat tenaga kerja.
Di komune Hong Quang, varietas beras ketan 415 menghasilkan sekitar 72,2 kuintal/hektar, 4,2 kuintal/hektar lebih tinggi daripada varietas beras ketan 415 yang ditanam secara konvensional. Biaya investasi berkurang hampir 5 juta VND/hektar, dan efisiensi ekonomi meningkat sebesar 8,5 juta VND/hektar dibandingkan dengan varietas kontrol. Model produksi yang menerapkan teknik canggih ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan metode pertanian tradisional: padi tumbuh dan berkembang dengan baik, anakan tumbuh subur, memiliki persentase butir kosong yang rendah, dan kurang rentan terhadap hama dan penyakit seperti penggulung daun, wereng coklat, dan hawar bakteri.
DQSumber







Komentar (0)