
|
Informasi mengenai proyek besar senilai 5 miliar dolar AS dari perusahaan afiliasinya, Thaigroup, telah memicu ekspektasi investor terhadap saham THD. |
Pasar saham pada pertengahan Mei 2026 menyaksikan fenomena yang disebut THD dari Thaiholdings Joint Stock Company. Menutup sesi perdagangan pada 20 Mei, THD melanjutkan tren kenaikannya, mencapai 64.100 VND/saham, menandai rentetan 10 sesi berturut-turut dengan kenaikan harga mencapai batas atas.
Dalam waktu kurang dari dua minggu (8 Mei - 20 Mei), harga saham melonjak 102%, membawanya kembali ke level tertinggi dalam empat tahun. Bersamaan dengan itu, kapitalisasi pasar perusahaan melonjak menjadi 24.700 miliar VND. Likuiditas meningkat secara signifikan, mencapai puluhan ribu unit per sesi. Namun, volume perdagangan ini masih relatif rendah dibandingkan dengan kapitalisasi pasar miliaran dolar, menunjukkan konsentrasi saham yang beredar bebas di pasar yang tinggi, sehingga harga rentan untuk terus naik.
Dorongan di balik kenaikan harga yang tajam ini diprediksi berasal dari rencana Thaigroup Corporation (perusahaan afiliasi di mana Thaiholdings memegang 48% modal). Entitas ini baru saja mengungkapkan rencana untuk memulai pembangunan proyek mega seluas lebih dari 1.000 hektar di Ninh Binh pada akhir tahun ini. Dengan total investasi sebesar 128.000 miliar VND (sekitar 5 miliar USD), kompleks yang dirancang oleh POPULOUS dan SOM (AS) ini akan mencakup lintasan balap F1 standar FIA sepanjang 6 km, akademi sepak bola internasional, dan 15.000-20.000 kamar akomodasi kelas atas. Yang perlu diperhatikan, proyek ini diperkirakan akan memberikan kontribusi lebih dari 35.000 miliar VND dalam bentuk biaya penggunaan lahan kepada anggaran negara.
Kenaikan tajam harga saham THD ini mengingatkan kita pada siklus tahun 2020-2021. Dari sekitar 16.000 VND saat pertama kali terdaftar, THD terus naik hingga mencapai puncak 277.000 VND/saham pada Desember 2021 (peningkatan hampir 14 kali lipat), membawa kapitalisasi pasarnya ke posisi nomor satu di bursa HNX dengan 43.750 miliar VND.
Namun, dari perspektif analisis fundamental, hasil bisnis Thaiholdings saat ini belum menghasilkan lonjakan signifikan yang sebanding dengan harga saham. Pada kuartal pertama tahun 2026, pendapatan bersih mencapai VND 239 miliar (meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya), dan laba setelah pajak mencapai VND 30 miliar (meningkat 14,5%). Tahun ini, perusahaan menargetkan pendapatan sebesar VND 967 miliar dan laba setelah pajak sebesar VND 91 miliar. Pertumbuhan ini mencerminkan ekspektasi arus kas masa depan dari proyek Ninh Binh, bukan keuntungan intrinsik langsung.
Faktor kunci yang perlu dipahami investor adalah bahwa THD tidak lagi terkait dengan Bapak Nguyen Duc Thuy (Bau Thuy). Pada Juni 2022, Bapak Thuy menjual seluruh 87,4 juta saham (25% dari modal), menghasilkan lebih dari 3.350 miliar VND dan sepenuhnya menarik diri dari segmen real estat dalam ekosistem ini.
Pengusaha ini telah mengalihkan fokusnya ke sektor perbankan dan keuangan, meninggalkan jejak yang signifikan dengan merestrukturisasi LPBank dan secara resmi menjabat sebagai CEO Sacombank mulai awal Maret 2026.
Secara keseluruhan, dengan peningkatan 100% dalam waktu singkat, THD menjadi magnet bagi modal spekulatif. Namun, mengingat likuiditas yang tidak mencukupi, investor perlu mengamati dengan cermat perkembangan penawaran dan permintaan, menghindari jebakan psikologis sebelum proyek bernilai miliaran dolar ini mengalami kemajuan hukum yang substansial dan berdampak jelas pada laporan keuangannya.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/luc-day-nao-giup-co-phieu-tang-gap-doi-chi-sau-2-tuan-182339.html
Komentar (0)