Pada pagi hari tanggal 29 bulan ke-12 kalender lunar Tahun Kuda 2026, banyak bisnis katering di Hanoi dan beberapa daerah lain mencatat lonjakan pesanan. Sejak pagi hari, dapur beroperasi tanpa henti untuk menyelesaikan, mengemas, dan mengirimkan hidangan akhir tahun dan malam Tahun Baru kepada pelanggan sebelum peralihan ke tahun baru.
Menurut laporan wartawan dari Surat Kabar Industri dan Perdagangan, kesibukan akhir tahun telah menyebabkan banyak keluarga, terutama keluarga muda di daerah perkotaan, memilih layanan katering siap saji daripada menyiapkan makanan sendiri seperti sebelumnya. Tempat-tempat ini menawarkan berbagai paket, mulai dari paket lengkap berisi 8-10 hidangan hingga hidangan tradisional individual seperti ayam rebus, nasi ketan dengan buah gac, lumpia goreng, sup rebung, daging jeli, dan sosis babi.
Harga hidangan pesta tradisional Vietnam berkisar antara sekitar 900.000 VND hingga lebih dari 2 juta VND, tergantung pada jumlah hidangan dan persyaratan penyajian. Selain hidangan daging, banyak tempat makan juga menawarkan hidangan vegetarian dengan harga mulai dari 600.000 VND hingga 1 juta VND, untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen.

Layanan katering beroperasi dengan kapasitas penuh selama musim puncak akhir tahun.
Seorang perwakilan dari layanan katering di Hanoi (Distrik Dong Da, Hanoi) mengatakan bahwa jumlah pesanan meningkat tajam setelah tanggal 25 bulan ke-12 kalender lunar dan mencapai puncaknya pada tanggal 28 dan 29 Tết. “ Pelanggan terutama memesan hidangan untuk perayaan akhir tahun dan malam Tahun Baru. Pesanan dua hidangan atau lebih biasanya disiapkan dan dikirim pada hari yang sama untuk memastikan kesegaran. Untuk hidangan individual, kami menyiapkan dan mengemasnya dengan hati-hati sehingga pelanggan dapat menyimpan dan memanaskannya kembali saat makan ,” ujar perwakilan tersebut.
Suasana di dapur menjadi lebih sibuk pada pagi hari tanggal 29 Tết (Tahun Baru Imlek). Para staf bekerja bergantian, meningkatkan kontrol kualitas dan pengemasan untuk memastikan makanan tetap terjaga cita rasanya selama pengiriman. Beberapa tempat usaha bahkan berinvestasi pada kotak dan nampan siap pakai sehingga pelanggan hanya perlu meletakkannya di altar.
Ibu Tran Mai Lan ( dari Hai Phong ) mengatakan bahwa ia telah memesan makanan siap saji selama beberapa tahun terakhir. “ Sebelumnya, selama Tet (Tahun Baru Imlek), saya praktis berada di dapur sepanjang hari. Sejak memesan makanan siap saji, saya memiliki lebih banyak waktu untuk membersihkan rumah, menyiapkan buah-buahan, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Makanannya tetap lengkap, enak, dan sesuai dengan gaya tradisional ,” ujar Ibu Lan.
Menurut para ahli budaya, penggunaan jasa katering mencerminkan adaptasi kehidupan perkotaan modern. Meskipun metode persiapannya mungkin telah berubah, makna dari hidangan malam Tahun Baru – berkumpul bersama, rasa syukur kepada leluhur, dan awal tahun yang damai – tetap terjaga.
Pada kenyataannya, perkembangan layanan katering untuk Tết (Tahun Baru Imlek) berkontribusi dalam memenuhi beragam kebutuhan masyarakat. Dalam kehidupan yang sibuk saat ini, banyak keluarga memilih solusi fleksibel untuk memastikan perayaan yang meriah sekaligus memiliki lebih banyak waktu bersama orang-orang terkasih selama momen sakral tahun baru.
Sumber: https://congthuong.vn/mam-co-nau-san-duoc-ua-chuong-ngay-giap-tet-443266.html







Komentar (0)