Konsol game Nintendo Switch 2. Foto: The Verge . |
Menurut Bloomberg Intelligence , perusahaan hiburan besar Jepang termasuk Nintendo dan Sony mungkin akan menaikkan harga konsol video game mereka sebagai respons terhadap tarif AS.
Perkiraan menunjukkan bahwa Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 yang dibundel dengan Astro Bot bisa lebih mahal hingga 30% di AS, setara dengan kenaikan harga sebesar $590 .
Kedua perangkat tersebut dirakit di Tiongkok, negara yang saat ini dikenakan tarif 125% oleh AS untuk semua impor. Namun, produksi Nintendo Switch 2 sedang diperluas di Vietnam.
Menurut analis Nathan Naidu, perusahaan yang memproduksi konsol video game rumahan adalah yang paling rentan di industri video game, karena kompleksitas pembuatan perangkat keras dan pengiriman fisik.
Naidu menekankan bahwa pasar AS menyumbang 29% dari pendapatan Sony dan 37% dari penjualan Nintendo. Konsumen Amerika memainkan peran penting dalam tren global, mendorong permintaan produk hiburan melalui promosi dari mulut ke mulut.
Kenaikan harga 30% untuk Nintendo Switch 2 dihitung berdasarkan tarif 80-90% yang dikenakan pada barang impor ke AS. Namun, Nintendo mungkin tidak terburu-buru menaikkan harga, memanfaatkan periode penangguhan tarif 90 hari untuk meningkatkan impor.
Mitra Nintendo, Hosiden, telah berkomitmen untuk mengalihkan sebagian besar pengiriman produk buatan Vietnam ke AS sejak awal tahun. Demikian pula, produsen PC juga meningkatkan impor ke AS pada kuartal pertama untuk mengatasi tarif.
![]() |
Kenaikan harga Nintendo Switch 2 didasarkan pada skenario tarif. Foto: Bloomberg . |
Pada perdagangan tanggal 11 April, saham Nintendo dan Sony di Tokyo masing-masing turun 5,4% dan 9,4%. Menurut Bloomberg , pergerakan harga yang tidak merata tersebut mencerminkan ketidakpastian mengenai tarif, termasuk pertanyaan tentang kemungkinan negosiasi dan kebijakan pengecualian.
Bagi Nintendo, periode penangguhan tarif selama 90 hari merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk terus mengimpor Switch 2 dari Vietnam. Namun, perusahaan belum mengumumkan tanggal pra-pemesanan produk tersebut di AS, yang telah ditunda tanpa batas waktu untuk menilai dampak tarif tersebut.
Jika Sony atau Nintendo terpaksa menaikkan harga konsol di AS, Naidu memperkirakan bahwa langkah tersebut dapat memberikan tekanan kenaikan pada harga secara global.
Masa depan Nintendo bergantung pada konsol Switch 2, yang akan menjadi platform utama untuk game dan karakter populer. Sementara itu, Sony diperkirakan akan kesulitan mempertahankan penjualan lini PS5 yang sudah berusia empat tahun.
Di antara tiga pemain utama di pasar game, Microsoft mungkin memiliki peluang paling mudah karena kurang bergantung pada mitra yang terkena tarif tinggi AS.
Sumber: https://znews.vn/switch-2-ps5-co-the-dat-hon-vi-thue-quan-post1545109.html








Komentar (0)