
Messi tetap menjadi pilar tak tergantikan dari tim nasional Argentina - Foto: AFP
Segera setelah peluit pembukaan dibunyikan, Messi dan rekan-rekan setimnya dengan cepat menguasai bola dan mendorong Zambia jauh ke dalam wilayah pertahanan mereka sendiri. Gaya permainan menekan dan menyerang langsung dari juara dunia bertahan itu menghasilkan gol pembuka di awal pertandingan.
Pada menit ke-4, setelah menerima umpan panjang dari Leandro Paredes, Messi dengan terampil melewati seorang bek lawan di sayap kanan sebelum mengirimkan bola ke dalam kotak penalti.
Bola memantul dari kaki Thiago Almada sebelum jatuh tepat di depan Julian Alvarez, memungkinkan sang striker untuk dengan mudah menyelesaikan peluang dan mencetak gol.
Tim Tango mempertahankan penguasaan bola yang luar biasa. Kemudian, pada menit ke-43, kelas Messi sekali lagi bersinar.
Menerima bola dari Alvarez, superstar berusia 38 tahun itu dengan percaya diri menggiring bola dengan terampil di dalam kotak penalti dan melakukan umpan satu-dua yang indah dengan Alexis Mac Allister. Kemudian, Messi dengan tenang melepaskan tembakan kaki kiri yang mengalahkan kiper lawan.
Di babak kedua, skenario tidak banyak berubah, dengan Argentina masih sepenuhnya mendominasi permainan. Pada menit ke-48, Thiago Almada dilanggar oleh Albert Kangwanda di dalam kotak penalti, yang memberi Argentina hadiah penalti.
Yang perlu diperhatikan, Messi memberikan peluang mencetak gol kepada rekan setimnya yang veteran, Nicolas Otamendi. Dari titik penalti pada menit ke-50, bek tengah itu dengan mudah mengecoh kiper lawan, meningkatkan skor menjadi 3-0.
Tiga gol cepat membuat pertahanan Zambia kehilangan semangat, menyebabkan mereka runtuh. Tim Amerika Selatan itu kemudian mencetak dua gol lagi, berkat Valentin Barco dan sebuah gol bunuh diri.
Kemenangan "bintang 5" melawan Zambia membantu Argentina mempertahankan performa luar biasa mereka. Pada saat yang sama, mereka menunjukkan kekompakan yang kuat dan kedalaman skuad yang tangguh.
Secara khusus, penampilan gemilang Lionel Messi sekali lagi menegaskan peran kepemimpinannya yang tak tergantikan di tim nasional Argentina.
Sumber: https://tuoitre.vn/messi-choi-sang-truc-them-world-cup-2026-20260401095145634.htm









Komentar (0)