![]() |
| Saham Micron melonjak hampir 16%, memimpin reli sektor semikonduktor, sementara penurunan tajam saham Apple memberikan tekanan pada Nasdaq. |
Pasar saham AS mengakhiri sesi perdagangan pada 25 Juni (waktu AS) dengan divergensi yang jelas karena uang terus bergeser antar kelompok saham yang berbeda. Kenaikan yang kuat di sektor semikonduktor, yang dipimpin oleh Micron Technology, membantu indeks Dow Jones mempertahankan kinerja positifnya, sementara tekanan jual pada Apple dan banyak saham teknologi berkapitalisasi besar lainnya menyebabkan Nasdaq Composite jatuh.
Pada penutupan perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 71,72 poin, atau 0,14%, menjadi 51.920,62. Sebaliknya, Nasdaq Composite turun 118,03 poin, atau 0,46%, menjadi 25.358,60. S&P 500 praktis tidak berubah, turun kurang dari 0,1% menjadi 7.357,49. Sementara itu, Russell 2000, yang mewakili perusahaan-perusahaan berkapitalisasi kecil, naik 0,7%, menunjukkan tren aliran modal di luar sektor Teknologi Besar.
Titik terang paling menonjol di pasar datang dari sektor semikonduktor setelah Micron Technology mengumumkan hasil kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi analis. Baik pendapatan maupun laba tumbuh pesat berkat terus meningkatnya permintaan memori yang digunakan dalam kecerdasan buatan (AI). Lebih lanjut, perusahaan memproyeksikan prospek pendapatan positif untuk kuartal mendatang, memperkuat keyakinan bahwa siklus pertumbuhan industri chip masih memiliki ruang pertumbuhan yang signifikan.
Reaksi positif investor membantu saham Micron melonjak hampir 16%, menjadi pendorong terbesar yang mendukung pasar. Efek domino ini juga mengangkat harga saham sejumlah perusahaan lain di industri ini, termasuk Sandisk, Western Digital, dan Qualcomm. Qualcomm bahkan meningkatkan prospek pendapatan jangka panjangnya berkat ekspansi ke area di luar ponsel pintar, khususnya pusat data AI dan prosesor generasi berikutnya.
Berkat momentum dari Micron dan banyak perusahaan semikonduktor lainnya, indeks industri semikonduktor naik lebih dari 3%, menuju kenaikan kuartalan terkuat dalam sejarahnya. Hal ini mencerminkan ekspektasi investor bahwa gelombang investasi di bidang AI akan terus mendorong permintaan akan chip memori, prosesor, dan infrastruktur pusat data selama bertahun-tahun mendatang.
Namun, kinerja positif sektor semikonduktor tidak cukup untuk mengimbangi tekanan dari saham-saham teknologi berkapitalisasi besar. Apple menjadi fokus tekanan jual, jatuh lebih dari 6%, penurunan paling tajam dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan perusahaan mengumumkan kenaikan harga untuk beberapa lini produk Mac dan iPad untuk mengimbangi kenaikan biaya komponen.
Kenaikan harga produk Apple telah menimbulkan kekhawatiran tentang daya beli konsumen di tengah inflasi yang terus tinggi dan biaya hidup yang masih tinggi. Investor juga khawatir bahwa penyesuaian harga tersebut dapat berdampak negatif pada penjualan perusahaan di masa mendatang, terutama karena pasar elektronik konsumen terus mengalami pemulihan yang lambat.
Selain Apple, banyak raksasa teknologi lainnya seperti Nvidia, Microsoft, dan Alphabet juga mengalami penurunan setelah tren kenaikan yang kuat. Meskipun prospek jangka panjang untuk AI tetap positif, investor menjadi lebih berhati-hati mengingat pengeluaran besar-besaran untuk infrastruktur AI dan valuasi yang jauh lebih tinggi dari banyak perusahaan di bidang ini.
Dari perspektif makroekonomi , pasar terus memantau dengan cermat sinyal-sinyal terkait inflasi dan kebijakan moneter. Laporan terbaru menunjukkan bahwa tekanan harga secara keseluruhan tetap konsisten dengan ekspektasi para ahli ekonomi. Informasi ini berkontribusi pada sedikit penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, sehingga mendukung sentimen investor. Pada saat yang sama, jumlah klaim tunjangan pengangguran tetap rendah, yang mencerminkan stabilitas pasar tenaga kerja AS yang berkelanjutan.
Di luar sektor teknologi, aktivitas merger dan akuisisi (M&A) juga menarik perhatian pasar. Saham Bio-Techne melonjak setelah berita bahwa perusahaan tersebut telah mencapai kesepakatan untuk diakuisisi oleh Merck KGaA dengan nilai sekitar $11,3 miliar. Ini adalah salah satu kesepakatan paling penting di sektor bioteknologi baru-baru ini, yang berkontribusi pada peningkatan sentimen terhadap saham-saham sektor kesehatan.
Para ahli meyakini Wall Street memasuki fase divergensi yang semakin jelas. Perusahaan dengan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan, terutama di sektor AI dan semikonduktor, terus menerima arus masuk modal yang kuat. Sementara itu, saham-saham yang telah naik tajam atau menghadapi risiko terkait biaya, permintaan konsumen, dan valuasi tinggi mungkin akan terus menghadapi tekanan penurunan.
Dalam jangka pendek, perhatian investor akan terfokus pada indeks inflasi PCE, pernyataan baru dari para pejabat Federal Reserve, dan musim pendapatan kuartal kedua. Ini dianggap sebagai faktor kunci yang menentukan tren pasar di masa depan, karena ekspektasi pertumbuhan yang didorong oleh AI terus berlanjut di samping kekhawatiran tentang inflasi dan kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi.
Sumber: https://thoibaonganhang.vn/micron-but-pha-apple-lao-doc-pho-wall-phan-hoa-184003.html









