Meskipun kehidupan modern telah secara signifikan mengubah kebiasaan merayakan Tahun Baru Imlek di Tiongkok, masakan tradisional tetap sangat dihargai. Hidangan yang disajikan di awal tahun baru juga melambangkan keberuntungan dan kedamaian.

Dengan wilayahnya yang luas dan budayanya yang beragam, masakan tradisional Tiongkok juga kaya dan berwarna-warni. Kebiasaan makan selama Tahun Baru Imlek sangat bervariasi. Misalnya, orang-orang di Utara makan pangsit; orang-orang di Selatan makan bola-bola nasi ketan dan kue beras; orang-orang di Fujian makan mi pada pagi hari pertama Tahun Baru Imlek; orang-orang di Henan makan pangsit dan memasak mi; dan orang-orang di Hubei dan Hunan makan telur sebagai makanan pertama Festival Musim Semi...
Bakpao kukus adalah makanan tradisional paling ikonik di Tiongkok. Bakpao merupakan makanan wajib saat Tahun Baru Imlek. Biasanya, sebelum tengah malam pada Malam Tahun Baru, orang-orang membungkus dan memasaknya hingga tengah malam (pukul 11 malam hingga 1 pagi). Bakpao kukus melambangkan awal tahun baru, dan memakannya selama Tahun Baru dianggap membawa keberuntungan. Selain itu, bentuknya yang seperti batangan emas melambangkan pembungkus keberuntungan, dan memakannya melambangkan kehidupan yang makmur.
Bakpao kukus dapat dibuat dengan tepung terigu atau tepung beras; isinya bisa berupa daging atau vegetarian, manis atau gurih; dan metode memasaknya dapat meliputi mengukus, memanggang, menggoreng, menggoreng dalam minyak banyak, dan lain sebagainya. Isian daging meliputi berbagai bahan seperti udang, kepiting, teripang, ikan, ayam, babi, sapi, domba, dan lain sebagainya.
Bakpao kukus memiliki ciri khas berupa kulit tipis, isian lembut, rasa yang lezat, dan bentuk yang unik. Bahan-bahan yang digunakan kaya akan nutrisi, dan metode pengukusan memastikan minimnya kehilangan nutrisi. Ada banyak jenis bakpao kukus yang terkenal, seperti bakpao udang di Guangdong, bakpao kuah asam di Xi'an, bakpao babi dan kol di Hengshui, bakpao goreng di Shanghai, bakpao telur kepiting kukus di Yangzhou, bakpao kuah di Shandong, bakpao Shenyang, bakpao Laos, dan bakpao Zhongshui di Sichuan...
Bersama dengan bakpao kukus, kue beras juga dianggap sebagai makanan perayaan Tahun Baru. Kue beras hadir dalam tiga warna: merah, kuning, dan putih, melambangkan keberuntungan. Emas dan perak, kue beras juga disebut "kue beras nian," sebuah homofon untuk "tumbuh lebih tinggi setiap tahun," yang berarti anak-anak tumbuh lebih tinggi setiap tahun. Oleh karena itu, orang-orang zaman dahulu menulis sebuah puisi tentang kue beras, yang intinya adalah: Arti kue beras adalah putih seperti perak, emas seperti emas. Semoga tahun-tahun berlalu dengan lancar, semoga keberuntungan mengalir, dan semoga kekayaan datang dengan ketulusan.
Sumber







Komentar (0)