Di provinsi ini, terdapat sekitar 60.000 orang etnis Tay yang sebagian besar tinggal di komune Bien Dong, Huong Son, Son Hai, An Lac, dan lain-lain. "Khau nhuc," yang juga dikenal sebagai "nam khau," berarti "daging empuk dan lembut" dalam bahasa Tay. Nama sederhana ini sebagian mencerminkan karakter unik hidangan tersebut. Meskipun setiap daerah memiliki resep rahasianya sendiri, benang merahnya adalah upaya teliti yang dilakukan pada setiap langkah untuk menciptakan hidangan yang kaya dan lezat.
![]() |
Keluarga Vi Thi Vy menyiapkan perut babi rebus (khau nhuc). |
Ibu Vi Thi Vy dari komune An Lac berbagi: “Untuk membuat semangkuk perut babi rebus yang benar-benar autentik, persiapan bahan sama pentingnya dengan proses memasaknya sendiri. Perut babi harus besar dan proporsional; bumbu-bumbunya meliputi bawang putih, serai, jahe, kapulaga, lengkuas, dan rempah-rempah familiar lainnya. Di antara semuanya, kapulaga dan lengkuas adalah ‘rahasia’ yang menciptakan aroma unik yang hanya dapat sepenuhnya dihargai oleh mereka yang sangat terhubung dengan pegunungan dan hutan.” Daging dibersihkan, direbus, kulitnya ditusuk, lalu digoreng ringan hingga berwarna cokelat keemasan, sehingga menghasilkan lapisan luar yang menarik. Kapulaga dipanggang di atas arang untuk melepaskan aromanya, dan rempah-rempah lainnya digiling untuk mengekstrak sarinya. Setelah daging kering, juru masak mengirisnya menjadi potongan tebal, menempatkannya dalam mangkuk kecil, dan menuangkan campuran bumbu di atasnya. Mangkuk berisi daging ditutup rapat agar saat dikukus selama 3-4 jam, uap air pada tutupnya tidak menetes ke dalam, sehingga cita rasanya tetap terjaga.
Daging perut babi rebus (khau nhục) yang otentik dicirikan oleh daging yang empuk dan lezat, kulit berwarna cokelat keemasan, dan aroma harum kapulaga dan lengkuas. Masyarakat Tay memiliki cara unik untuk menikmatinya: hanya dengan sedikit sentuhan pada dagingnya, cita rasa pegunungan dan hutan akan terasa di mulut, halus namun mendalam, membawa serta adat istiadat dan cara hidup masyarakat. Dalam kehidupan masyarakat Tay, daging perut babi rebus bukan hanya hidangan sehari-hari tetapi selalu hadir pada acara-acara penting: festival, pernikahan, pesta pindah rumah, upacara menuangkan anggur, ulang tahun… Hidangan ini sering dinikmati dengan nasi ketan atau kue beras, dua makanan khas yang sangat terkait dengan kehidupan masyarakat Tay.
Menikmati perut babi rebus (khau nhục) adalah pengalaman budaya unik masyarakat dataran tinggi. Ini adalah puncak dari keterampilan tangan, kesabaran, keramahan, dan kebanggaan masyarakat Tay. Di tengah kehidupan modern, cita rasa yang kaya dan lezat dari hidangan ini telah menjadi tanda yang tak terlupakan di peta kuliner Bac Ninh.
Sumber: https://baobacninhtv.vn/mon-khau-nhuc-thom-huong-vi-nui-rung-postid431570.bbg









Komentar (0)