Pada sore hari tanggal 25 Mei, Panitia Penyelenggara Festival Hue 2026 mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan Pekan Musik Internasional Hue 2026, yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 19 Juni dalam kerangka Festival tersebut.

Panitia penyelenggara memberikan informasi tentang program tersebut.
FOTO: LE HOAI NHAN
Tahun ini, panitia penyelenggara memilih panggung di tepi Sungai Perfume, di depan Monumen Sekolah Nasional Hue, sebagai tempat penyelenggaraan. Ini juga merupakan kali pertama ruang ini dimasukkan dalam Pekan Musik Internasional Hue, dengan tujuan menciptakan titik pertemuan baru, kreatif, dan humanis untuk seni kontemporer.
Menurut penyelenggara, dengan desainnya yang terbuka, program ini berorientasi pada komunitas dan menawarkan layanan gratis kepada penduduk lokal dan wisatawan. Acara ini diharapkan menjadi sorotan festival musim panas, menyatukan banyak seniman dan kelompok kesenian kelas atas.
Pekan musik tahun ini menampilkan delapan kelompok seni tradisional dan kontemporer terkemuka dari Prancis, Spanyol, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Vietnam.
Mono tampil di hadapan penonton di ibu kota kuno tanpa menerima bayaran sepeser pun.
Selain musik, penonton juga menikmati perpaduan tari, flamenco, koreografi, dan mode melalui penampilan dari berbagai artis dan kelompok seni domestik dan internasional seperti: Hervé Koubi Dance Troupe (Prancis), OJOS Music Group (Prancis), LAS MIGAS Flamenco Group (Spanyol), penyanyi My Anh (Vietnam) & Matthew Ifield (Australia), artis J-POP Kawanishi Natsuki (Jepang), K-Culture Friends di Chungnam (Korea)... serta penyanyi Mono dan Nguyen Dinh Tuan Dung.
Secara khusus, malam musik Trinh Cong Son (pada tanggal 14 Juni) akan mempertemukan banyak wajah terkenal seperti Vo Ha Tram, Quoc Thien, Bui Lan Huong, dan para seniman dari Teater Seni Tradisional Istana Kerajaan Hue.

Gambaran umum konferensi pers
FOTO: LE HOAI NHAN
Pertunjukan akan dimulai pukul 8 malam setiap hari. Malam pembukaan pada tanggal 13 Juni menjanjikan awal yang meriah dengan penampilan dari Kawanishi Natsuki, grup tari Park Sang-Yong Yung, grup K-Culture Friends di Chungnam, dan Teater Seni Tradisional Istana Kerajaan Hue. Malam penutupan pada tanggal 18 Juni diperkirakan akan meledak dengan energi muda dari Mono. Yang menarik, menurut penyelenggara, penyanyi pria tersebut menerima undangan untuk berpartisipasi dalam program ini karena kecintaannya pada Hue, tanpa menerima bayaran apa pun, untuk melayani para pecinta musik di ibu kota kuno ini.

Penyanyi BTC, Mono, akan tampil di Hue International Music Week 2026.
FOTO: LE HOAI NHAN
Panitia Penyelenggara menegaskan bahwa Pekan Musik Internasional Hue 2026 bukan hanya acara pertukaran budaya dan seni, tetapi juga langkah penting dalam perjalanan membangun Hue menjadi kota festival yang khas di Vietnam. Melalui musik dan kegiatan seni komunitas, acara ini berkontribusi untuk menyebarkan citra Hue sebagai tempat yang ramah dan kaya budaya, sekaligus menciptakan dorongan lebih lanjut untuk pariwisata dan pembangunan sosial ekonomi berkelanjutan berdasarkan nilai-nilai warisan.
Sumber: https://thanhnien.vn/mono-den-hue-hat-mien-phi-phuc-vu-khan-gia-185260525164427242.htm







Komentar (0)