Menurut Mirror , diskusi tingkat tinggi telah berlangsung di Old Trafford, dan kesimpulannya adalah Palmer berada di luar jangkauan klub. Chelsea dilaporkan hanya bersedia melepas pemain kunci mereka jika menerima biaya transfer rekor di sepak bola Inggris. Sebaliknya, Manchester United tidak bersedia mengeluarkan banyak uang, terutama mengingat kebutuhan mendesak mereka lainnya.
Pada kenyataannya, menyerang bukanlah prioritas utama Setan Merah saat ini. MU baru saja mendatangkan Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo, yang secara signifikan meningkatkan kedalaman dan kualitas lini depan mereka. Staf pelatih dilaporkan puas dengan apa yang mereka miliki, dan klub juga bertujuan untuk mempertahankan kapten Bruno Fernandes dengan kontrak jangka panjang.
Alih-alih mengejar pemain bintang di lini serang, MU mengalihkan fokusnya ke lini tengah. Kekosongan yang signifikan akan muncul setelah kepergian Casemiro. Menemukan gelandang bertahan kelas atas yang mampu membentuk gaya permainan tim untuk tahun-tahun mendatang dianggap sebagai tugas terpenting.
Daftar incaran Manchester United meliputi Adam Wharton (Crystal Palace), Elliot Anderson (Nottingham Forest), dan Carlos Baleba (Brighton). Mereka adalah pemain muda berbakat yang telah membuktikan diri di Premier League.
Bagi Palmer, perpanjangan kontrak dengan Chelsea hingga 2033 membuat kemungkinan untuk pergi semakin kecil. Manchester United percaya bahwa rumor baru-baru ini lebih merupakan aksi publisitas daripada peluang nyata. Oleh karena itu, mereka telah memilih untuk secara definitif membatalkan kesepakatan tersebut.
Sumber: https://znews.vn/mu-co-quyet-dinh-danh-cho-palmer-post1623952.html







Komentar (0)