![]() |
MU mengajukan banding atas keputusan tersebut di tengah kekhawatiran tentang pertahanan mereka. |
Bek tengah asal Argentina itu diusir keluar lapangan pada menit ke-56 setelah bertabrakan dengan Dominic Calvert-Lewin. Awalnya, wasit Paul Tierney tidak meniup peluit, tetapi setelah berkonsultasi dengan VAR bersama John Brooks, ia mengeluarkan kartu merah langsung. Keputusan itu langsung menuai reaksi keras dari kubu Old Trafford.
Pelatih Michael Carrick tak bisa menyembunyikan kekecewaannya: "Itu keputusan yang mengejutkan, mungkin yang terburuk yang pernah saya lihat." Sang manajer mempertanyakan konsistensi tim wasit, karena Calvert-Lewin tidak dihukum karena menyikut Leny Yoro sebelumnya dalam insiden tersebut.
Jika bandingnya gagal, Martinez akan diskors selama tiga pertandingan, yang berarti dia akan melewatkan pertandingan penting Liga Premier melawan Chelsea, Brentford, dan Liverpool. Ini adalah skenario mimpi buruk bagi lini pertahanan Manchester United yang sudah kekurangan pemain.
Saat ini, Matthijs de Ligt masih absen karena cedera jangka panjang, sementara Harry Maguire menghadapi risiko hukuman retrospektif atas reaksinya terhadap wasit di babak sebelumnya. Dalam konteks ini, Yoro hampir menjadi satu-satunya bek tengah sejati yang masih layak bermain.
Menjelang pertandingan tandang yang penuh gejolak di Stamford Bridge pada 19 April, Carrick mungkin terpaksa memberi kesempatan kepada duet bek tengah muda Yoro dan Ayden Heaven. Ini adalah pilihan berisiko, tetapi hampir tidak ada pilihan lain.
Kekalahan melawan Chelsea dapat membahayakan posisi Manchester United di zona kualifikasi Liga Champions. Saat musim memasuki tahap-tahap krusial, Setan Merah menghadapi tantangan berat baik dari segi kekuatan skuad maupun ketahanan mental.
Sumber: https://znews.vn/mu-quyet-doi-lai-cong-bang-post1643734.html







Komentar (0)