Kelompok bersenjata Ansar Allah (Houthi) Yaman telah merilis sebuah video yang menunjukkan keberhasilan pencegatan pesawat nirawak pengintai dan serang MQ-9 Reaper buatan AS, yang ditembak jatuh oleh tim pertahanan udara Ansar Allah di dekat provinsi Marib.
Seperti yang terlihat dalam video, tim pertahanan udara gerakan pemberontak Yaman menembak jatuh pesawat nirawak militer AS yang terbang pada ketinggian yang relatif rendah, setelah itu pesawat nirawak tersebut jatuh ke tanah.
Seperti yang telah diakui oleh Business Insider, UAV MQ-9 Reaper – salah satu drone pengintai dan serang utama AS – sepenuhnya mampu ditembak jatuh bahkan oleh sistem pertahanan udara Soviet yang sudah usang.
Jenis drone ini telah didokumentasikan dapat dihancurkan oleh sistem pertahanan udara yang sudah usang seperti S-75 Dvina (NATO: SA-2 Guideline) dan 2K12 Kub (NATO: SA-6 Gainful).
Sejak Oktober 2023, setidaknya 15 drone Amerika ini telah dihancurkan oleh pasukan Houthi, dan jika kita melihat lebih jauh ke belakang hingga tahun 2017, AS telah kehilangan sebanyak 28 MQ-9 Reaper di Yaman.
Menurut angka yang dirilis oleh pemberontak Houthi, jumlah UAV MQ-9 Reaper yang hilang di berbagai wilayah Yaman adalah sebagai berikut: Provinsi Ma'rib: 8; Provinsi Hudaydah: 5; Provinsi Sa'dah: 4; Provinsi Sana'a: 3; Provinsi Al-Jawf, Provinsi Al-Bayda, Provinsi Dhamar, Provinsi Hajjah: masing-masing 2.
Pengembangan drone kelas Reaper Amerika dimulai pada tahun 2001. Biaya satu drone ini sekitar 30 juta dolar AS.
Jelas, hilangnya setiap pesawat Reaper merupakan pukulan telak bagi AS, apalagi hampir 30 pesawat, yang setara dengan lebih dari 800 juta dolar AS.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/my-mat-28-chiec-mq-9-reaper-o-yemen-post779785.html










Komentar (0)