Pada tanggal 2 Juni, Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa kapal tanker minyak berbendera Botswana, M/T Lexie, saat melintasi perairan internasional menuju Pulau Kharg, menerima peringatan dari pasukan AS dan diperintahkan untuk mengubah haluan.
"CENTCOM memberlakukan blokade terhadap kapal tanker minyak berbendera Botswana M/T Lexie saat melintasi perairan internasional menuju Pulau Kharg. Awak kapal berulang kali mengabaikan peringatan dan gagal mematuhi perintah AS selama 24 jam. Akhirnya, pesawat AS menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesin, mencegah kapal tanker minyak tersebut mencapai Iran," demikian bunyi pernyataan CENTCOM.

Sebuah kapal tanker minyak berlayar di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab. (Foto: Reuters)
Sejak dimulainya blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran pada 13 April, pasukan AS telah menetralisir enam kapal komersial dan mengalihkan 122 kapal lainnya.
Serangan itu terjadi saat Presiden Donald Trump berbicara tentang negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran.
Pada tanggal 2 Juni, presiden AS menyatakan dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social bahwa ia telah mengatakan kepada Iran: "Sudah saatnya, dengan cara apa pun, Anda mencapai kesepakatan. Anda telah melakukan ini selama 47 tahun dan ini tidak bisa berlanjut lebih lama lagi."
Trump bahkan menuntut agar Netanyahu membatalkan rencana serangannya ke Beirut, Lebanon, sambil menuduh pemimpin Israel itu membahayakan negosiasi dengan Iran. Percakapan telepon ini dilaporkan sebagai salah satu yang paling tegang antara kedua pemimpin tersebut sejak Trump kembali ke Gedung Putih.
Seorang pejabat AS merangkum kata-kata Trump kepada Netanyahu sebagai berikut: "Jika bukan karena saya, Anda akan berada di penjara. Saya menyelamatkan Anda. Sekarang semua orang membenci Anda. Semua orang membenci Israel karena ini."
Sumber lain mengatakan bahwa Trump sangat marah dan berteriak kepada Perdana Menteri Israel: "Apa yang sedang Anda lakukan?"
Saat ini, AS dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata pada tanggal 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi negosiasi selanjutnya di Islamabad gagal mencapai kesepakatan yang langgeng.
Sumber: https://vtcnews.vn/my-na-ten-lua-vao-tau-cho-dau-dang-huong-den-cang-iran-ar1021529.html







Komentar (0)