Sebuah jet tempur F-35 AS. Foto: CENTCOM
Sebuah jet tempur F-35 AS. Foto: CENTCOM

Menurut Jerusalem Post, CENTCOM menyatakan bahwa serangan akhir pekan lalu terhadap fasilitas radar Iran dan pusat komando dan kendali drone dilakukan untuk tujuan membela diri. "Serangan udara yang direncanakan dan ditargetkan dengan cermat tersebut terjadi pada tanggal 30-31 Mei sebagai tanggapan terhadap agresi Iran, termasuk penembakan jatuh drone MQ-1 AS yang beroperasi di perairan internasional," lapor CENTCOM.

CENTCOM mengumumkan bahwa jet tempur AS merespons insiden tersebut dengan "cepat", menargetkan dan menghancurkan sistem pertahanan udara Iran, stasiun kendali darat, dan dua drone serang satu arah yang dianggap menimbulkan "ancaman nyata" bagi kapal-kapal yang berlayar di area tersebut.