
Kantor Manajemen Personalia AS (OPM) telah merilis draf Perjanjian Kerahasiaan (NDA) untuk lembaga federal yang berlaku bagi karyawan baru dan karyawan yang sudah ada. Draf tersebut menetapkan bahwa pemerintah dapat menuntut pertanggungjawaban perdata dan pidana terhadap individu yang melanggar perjanjian kerahasiaan. Setiap lembaga federal akan memutuskan sendiri apakah akan mewajibkan karyawan untuk menandatangani NDA atau tidak.
Perlu dicatat, mantan pegawai federal akan memerlukan "persetujuan tertulis dari pejabat yang berwenang" sebelum mengungkapkan informasi yang dianggap rahasia oleh pemerintah kepada pers setelah mereka meninggalkan jabatan. Mereka yang melanggar aturan ini dapat menghadapi sanksi perdata dan pidana. Pemerintah AS juga berhak untuk menuntut pengembalian semua royalti atau pendapatan yang diperoleh dari pengungkapan informasi yang dianggap melanggar perjanjian kerahasiaan.
Ini adalah langkah terbaru Presiden Trump dalam upayanya untuk meningkatkan kendali atas birokrasi federal dan mempererat hubungan dengan media yang berulang kali dikritiknya sebagai media yang memusuhi pemerintahannya.
Sumber: https://quangngaitv.vn/my-that-chat-quy-dinh-bao-mat-thong-tin-doi-voi-cong-chuc-lien-bang-6520515.html








Komentar (0)