Anggota Kongres AS Michael McCaul mengatakan tujuan dari pembicaraan mendatang antara pejabat AS dan Rusia di Arab Saudi adalah untuk mengatur pertemuan antara Presiden AS Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Tuan Trump (kanan) dan Tuan Putin bertemu di sela-sela KTT G20 di Jepang pada tahun 2019.
Reuters melaporkan pada 16 Februari, mengutip Anggota Kongres AS Michael McCaul, bahwa pejabat AS dan Rusia akan bertemu di Arab Saudi dalam beberapa hari mendatang untuk memulai negosiasi yang bertujuan mengakhiri perang di Ukraina yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance di Jerman pada 14 Februari, mengatakan bahwa Ukraina tidak diundang ke pembicaraan di Arab Saudi dan Kyiv tidak akan bekerja sama dengan Moskow sebelum berkonsultasi dengan mitra strategisnya.
Menurut Anggota Kongres McCaul, para pejabat AS yang dijadwalkan melakukan perjalanan ke Arab Saudi termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz, dan Utusan Khusus untuk Timur Tengah Steve Witkoff. Belum jelas dengan siapa mereka akan bertemu dari pihak Rusia.
Di sela-sela Konferensi Keamanan Munich di Jerman, McCaul mengatakan tujuan pembicaraan tersebut adalah untuk mengatur pertemuan antara Presiden AS Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Zelensky "untuk pada akhirnya mewujudkan perdamaian dan mengakhiri konflik ini."
Sebuah sumber mengkonfirmasi bahwa pembicaraan antara pejabat AS dan Rusia di Arab Saudi telah direncanakan.
Di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada 15 Februari, Presiden Finlandia Alexander Stubb mengatakan bahwa AS telah menanyakan apa yang dapat disumbangkan negara-negara Eropa untuk menjamin keamanan Ukraina.
Sebelumnya, beberapa sumber mengungkapkan bahwa AS telah mengirim surat yang menanyakan berbagai hal, termasuk kemungkinan kontribusi pasukan di masa mendatang.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Washington "telah memperjelas bahwa kami mengharapkan mitra Eropa kami untuk memimpin dalam membangun kerangka keamanan yang berkelanjutan dan menantikan proposal mereka."
"Eropa yang kuat dan independen adalah kepentingan mereka dan kepentingan kita," kata juru bicara itu.
Financial Times melaporkan bahwa Washington telah meminta sekutu-sekutu Eropanya untuk memberikan informasi tentang senjata, pasukan penjaga perdamaian, dan langkah-langkah keamanan yang dapat mereka berikan kepada Ukraina.
Mengenai rencana Trump untuk Ukraina, Utusan Khusus Kellogg mengatakan pada 15 Februari bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan kapan rencana tersebut akan siap, karena pemerintahan Trump baru menjabat selama 25 hari.
Kellogg menambahkan bahwa keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam negosiasi untuk mengakhiri konflik antara Ukraina dan Rusia sangat penting.
Sumber: https://thanhnien.vn/my-va-nga-sap-ban-ve-ukraine-tai-a-rap-xe-ut-185250216064116269.htm









Komentar (0)