
Berbicara di lokakarya tersebut, Kamerad Lo Van Phuong, Anggota Komite Partai Provinsi, Ketua Dewan Rakyat Provinsi menegaskan bahwa, melalui praktik dalam beberapa tahun terakhir, pekerjaan mobilisasi massa di provinsi tersebut telah memiliki banyak inovasi praktis; metode kepemimpinan terkait erat dengan pekerjaan pembangunan Partai dan Negara. Melalui pekerjaan mobilisasi massa, banyak kasus dan insiden seperti: Sengketa tanah, pembersihan lokasi, keamanan dan ketertiban di tingkat akar rumput... pada dasarnya telah diselesaikan dengan memuaskan, untuk kepuasan rakyat. Ketua Dewan Rakyat Provinsi mengatakan bahwa pembangunan dan implementasi peraturan demokratis, urusan etnis dan agama di provinsi tersebut pada saat ini telah mendapat perhatian dari semua tingkatan dan sektor, berdampak positif pada pekerjaan pembangunan Partai, sistem politik di tingkat akar rumput... dengan demikian berkontribusi untuk menjaga keamanan politik, ketertiban dan keselamatan sosial, pemberantasan kelaparan dan pengurangan kemiskinan, dan pembangunan ekonomi di daerah tersebut.

Untuk lebih meningkatkan kinerja pengerahan massa pada masa yang akan datang, Ketua DPRD Provinsi meminta agar semua tingkatan, sektor, instansi, organisasi, dan setiap kader serta kader partai agar senantiasa memegang teguh peran dan tanggung jawabnya, melakukan inovasi dalam isi dan cara pelaksanaannya, serta secara berkala merangkum dan mengambil pelajaran, serta mereplikasi model-model yang telah ada.
Lokakarya ini menerima 19 presentasi dari instansi, unit, dan daerah; 9 di antaranya menyoroti isu-isu terkait mobilisasi massa, kerja etnis dan agama; sekaligus memperjelas peran, fungsi, tugas, dan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas mobilisasi massa, kerja etnis dan agama, serta demokrasi di tingkat akar rumput. Para delegasi juga menyoroti keterbatasan dan kesulitan dalam proses implementasi; berbagi pengalaman, praktik baik dan efektif dalam implementasi mobilisasi massa, kerja etnis dan agama, serta demokrasi di tingkat akar rumput di provinsi tersebut.
Sumber
Komentar (0)