• Ca Mau - Sebuah contoh cemerlang inovasi dan kreativitas dalam reformasi administrasi.
  • Lakukan reformasi administratif drastis sejak awal tahun.
  • Rencana utama reformasi administrasi negara pada periode 2026-2030
  • Pemerintahan digital: landasan reformasi administrasi.

Administrasi berorientasi layanan

Pada awal Januari 2026, Komite Rakyat Provinsi mengeluarkan Rencana Reformasi Administrasi 2026, yang menetapkan tujuan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga dan pelaku usaha. Sesuai dengan rencana tersebut, provinsi ini berupaya meningkatkan peringkatnya setidaknya dua posisi dalam peringkat penting seperti Indeks Reformasi Administrasi (PAR INDEX), Indeks Kepuasan Warga dan Organisasi terhadap Pelayanan Instansi Administrasi Negara (SIPAS), dan Indeks Daya Saing Provinsi (PCI) dibandingkan tahun 2025. Selain itu, provinsi ini juga bertujuan untuk mempromosikan penyediaan layanan publik daring dan digitalisasi prosedur administrasi di seluruh provinsi, secara bertahap membangun sistem administrasi yang modern, transparan, dan efisien.

Di banyak wilayah di provinsi ini, penanganan prosedur administrasi telah meningkat secara signifikan. Departemen penerimaan dan penyampaian hasil diatur secara ilmiah , prosedur dipajang secara terbuka, dan staf memberikan panduan khusus, sehingga memudahkan masyarakat untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan.

Bapak Nguyen Phuoc Hiep, dari Dusun 1, Komune Nguyen Phich, mengatakan: “Dibandingkan sebelumnya, mengurus dokumen administrasi sekarang jauh lebih mudah. ​​Saat pergi ke Komite Rakyat Komune, orang-orang dipandu langkah demi langkah dengan jelas oleh petugas. Jika dokumen lengkap, prosesnya cukup cepat, tanpa harus bolak-balik seperti sebelumnya.”

Pusat Administrasi Publik Komune Nguyen Phich memfasilitasi akses yang mudah bagi warga untuk mengurus prosedur administrasi.

Kamerad Nguyen Minh Duong, Sekretaris Cabang Partai Dusun 1A, Komune Phong Hiep, menyampaikan: “Penerapan model pemerintahan daerah dua tingkat telah membuat pengurusan dokumen dan prosedur bagi masyarakat menjadi lebih mudah. ​​Permohonan diterima dan diproses dengan cepat, mengurangi waktu tunggu dan dengan demikian berkontribusi pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.”