![]() |
| Lakukan inspeksi rutin terhadap sistem kontrol jaringan listrik perumahan. |
Potensi di "jantung" Vietnam Tengah
Menurut Departemen Perindustrian dan Perdagangan, kota ini saat ini memiliki 13 pembangkit listrik tenaga air yang beroperasi dengan total kapasitas sekitar 459 MW, menghasilkan rata-rata hampir 2 miliar kWh per tahun, memberikan kontribusi signifikan terhadap jaringan listrik wilayah tengah. Di antaranya, pembangkit listrik tenaga air Huong Dien (81 MW) dan A Luoi (170 MW) adalah dua proyek berskala besar yang memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkontribusi pada pengaturan air selama musim kemarau dan pengurangan banjir selama musim hujan.
Bersamaan dengan tenaga air, tenaga surya secara bertahap menegaskan perannya dalam struktur energi baru Kota Hue . Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya TTC Phong Dien, dengan kapasitas 35 MW, yang telah beroperasi sejak 2018, dianggap sebagai tonggak penting yang membuka jalan bagi proyek energi bersih di wilayah tersebut. Kota ini telah mengumumkan banyak area potensial untuk menarik investasi dalam tenaga surya atap, terutama di kawasan industri Phong Dien dan Tu Ha, Zona Ekonomi Chan May - Lang Co, serta di atap kantor, sekolah, dan rumah tangga.
Dengan rata-rata lebih dari 1.900 jam sinar matahari per tahun, ditambah dengan intensitas radiasi yang tinggi, Kota Hue merupakan salah satu daerah dengan kondisi ideal untuk pengembangan energi surya. Selain itu, daerah pesisir dan laguna juga dinilai memiliki potensi untuk pengembangan energi angin dalam beberapa tahun mendatang, sejalan dengan Rencana Pengembangan Energi VIII yang baru-baru ini disetujui oleh Pemerintah .
Baru-baru ini, pasokan listrik komersial tahunan di Kota Hue diperkirakan melebihi 2 miliar kWh. Misalnya, tahun lalu mencapai lebih dari 2,1 miliar kWh, menunjukkan beban yang terus meningkat. Sistem jaringan transmisi dan distribusi telah dan sedang diinvestasikan secara besar-besaran oleh Central Power Corporation dan Hue Power Company (PC Hue) dengan proyek-proyek untuk meningkatkan gardu induk dan saluran tegangan menengah dan rendah, secara bertahap menuju jaringan pintar (smart grid).
![]() |
| Memeriksa dan memastikan keamanan listrik di pabrik dan tempat produksi. |
Dalam strategi energi barunya, Hue bertujuan untuk mendiversifikasi sumber energinya, berupaya mencapai pangsa energi terbarukan sebesar 25-30% pada tahun 2030; sambil secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada sumber energi tradisional. Arah ini sejalan dengan tujuan nasional untuk mencapai emisi nol bersih dan tren global menuju pengembangan energi bersih.
Sumber energi berkelanjutan
Resolusi 70 Politbiro menetapkan standar yang lebih tinggi: keamanan energi bukan hanya tentang "kecukupan listrik," tetapi juga tentang keselamatan, stabilitas, dan keberlanjutan. Bagi Hue, ini membutuhkan visi jangka panjang, yang menggabungkan pengembangan sumber daya energi, jaringan listrik, dan permintaan; sekaligus menghubungkan perencanaan energi dengan strategi pengembangan industri, perkotaan, dan pariwisata.
Dalam jangka pendek, kota perlu mempromosikan sosialisasi investasi dalam energi terbarukan, terutama tenaga surya atap di kawasan perumahan, perkantoran, hotel, dan kawasan industri. Mendorong masyarakat dan bisnis untuk berpartisipasi dalam produksi dan konsumsi listrik bersih tidak hanya akan membantu mengurangi beban pada jaringan listrik nasional tetapi juga membentuk "jaringan listrik hijau komunitas".
![]() |
| Memperkuat penyebaran informasi tentang konservasi energi ke setiap rumah tangga. |
Selain itu, Hue perlu menerapkan transformasi digital dalam manajemen energi, dengan menerapkan sistem pemantauan dan perkiraan beban cerdas untuk memastikan operasi yang fleksibel, ekonomis, dan transparan. Model "pabrik virtual", di mana rumah tangga dan fasilitas produksi menghasilkan tenaga surya sendiri dan membaginya dengan jaringan listrik, sepenuhnya terkontrol dan efektif, terutama dalam konteks pembangunan kota cerdas yang terkait dengan transformasi digital.
Salah satu elemen yang sangat penting adalah meningkatkan efisiensi energi. Banyak ahli menyebutnya sebagai "sumber energi kelima" karena penghematan listrik juga merupakan bentuk produksi listrik. Kota Hue sedang menerapkan program untuk meningkatkan kesadaran dan mendidik masyarakat tentang penghematan energi, seperti mendorong penggantian peralatan listrik yang kurang efisien, mengadopsi teknologi penerangan LED, dan mengelola listrik secara efektif di gedung-gedung, kawasan wisata, fasilitas produksi, dan rumah tangga.
Secara keseluruhan, Kota Hue masih dianggap memiliki potensi untuk menjadi pusat energi bersih di Vietnam Tengah. Selain mengembangkan sumber energi baru, Kota Hue perlu mengintegrasikan perencanaan energi dengan perencanaan tata guna lahan, pembangunan perkotaan dan industri, untuk menghindari situasi "memiliki sumber energi tetapi kekurangan kapasitas" dan sebaliknya.
Dengan perencanaan yang komprehensif, kebijakan yang kuat, dan keterlibatan dunia usaha serta masyarakat, Hue dapat mencapai swasembada energi sepenuhnya, memastikan kebutuhan pembangunan sosial-ekonomi sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap keamanan energi nasional.
Bapak Dang Huu Phuc, Direktur Departemen Perindustrian dan Perdagangan, menyampaikan bahwa Kota Hue saat ini memasuki fase baru perkembangan pesat, di mana keamanan energi bukan hanya masalah teknis tetapi juga strategi pembangunan jangka panjang. Dengan perencanaan yang terkoordinasi, investasi yang rasional, dan upaya bersama seluruh masyarakat, diharapkan Kota Hue tidak hanya memiliki pasokan listrik yang cukup tetapi juga menciptakan "dorongan baru" untuk menjadi kota hijau, cerdas, dan berkelanjutan di wilayah Tengah.
Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/nang-luong-dien-cho-hue-159194.html










Komentar (0)